Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IKN Jadi Referensi Pembangunan Kota Masa Depan

📅 Senin, 29 Des 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Jadi Referensi Pembangunan Kota Masa Depan Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie.

PENAJAM PASER UTARA - Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bisa menjadi acuan dan referensi pembangunan kota masa depan Indonesia.

“IKN dapat menjadi acuan dan referensi bagi pembangunan kota masa depan Indonesia,” ujar Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie ketika menyampaikan paparan mengenai IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.

Sebagai seorang insinyur, lanjut dia, IKN sebagai suatu acuan atau referensi membangun kota karena IKN dibangun mulai dari nol dan bisa laboratorium bagi pembangunan di tempat-tempat lainnya ke depan.

“Peran insinyur sangat penting sebagai aktor utama pembangunan di era reindustrialisasi dan digitalisasi,” ucap Ilham Akbar Habibie.

Otorita IKN dan PII memperkuat peran mahasiswa Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Insinyur muda IKN, yang diharapkan mampu mengambil peran aktif sebagai calon pemimpin dan insan profesional yang berkontribusi langsung dalam pembangunan IKN.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan keberlanjutan pembangunan IKN kini memasuki tahap strategis sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025. IKN diproyeksikan menjadi Ibu Kota Politik pada tahun 2028.

Kolaborasi Otorita IKN dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan PII, lanjut dia, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan dan perkembangan IKN.

Kolaborasi tersebut dikemas dalam bentuk Mahasiswa Kaltim Goes to IKN 2025, diikuti perguruan tinggi yang ada di wilayah Provinsi Kaltim seperti Universitas Balikpapan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Politeknik Negeri Samarinda, hingga berbagai universitas lainnya.

Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan yang dilakukan menyiapkan IKN menuju tahun 2028, yang artinya kepala negara menginginkan secara konstitusi dan hukum, Indonesia bakal memiliki Ibu Kota Politik pada 2028.

Pembangunan yang dilakukan menyiapkan IKN menuju 2028 yang artinya kepala negara menginginkan secara konstitusi dan hukum, bahwa Indonesia bakal memiliki Ibu Kota Politik pada 2028.

Sementara itu, Kabupaten Penajam Paser Utara, menargetkan pemasangan 6.000 sambungan air bersih rumah tangga di Sepaku, yang masuk sebagai daerah otonom IKN yang dipimpin Kepala Otorita.

“Pemerintah kabupaten menargetkan memasang 6.000 sambungan air bersih pada 2026 untuk memudahkan masyarakat Kecamatan Sepaku untuk mendapatkan layanan air bersih,” ujar Direktur Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Rasyid.

Untuk mengoptimalkan instalasi pengolahan air bersih (water treatment plant/WTP) 50 liter per detik yang dikelola Perumda Air Minum Danum Taka di kawasan IKN. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.