Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Polkam: Situasi Keamanan Sudah Kondusif Pasca-Demo

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Menko Polkam: Situasi Keamanan Sudah Kondusif Pasca-Demo Doc: istimewa
Ket. Budi Gunawan Menko Polkam - Alhamdulillah, kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama.

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan situasi beberapa titik wilayah Indonesia sudah kondusif pasca-gelombang atau rentetan aksi demonstrasi yang berujung anarkis.

"Alhamdulillah, kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama," kata Budi Gunawan dalam keterangannya kepada ANTARA di Jakarta, Senin (1/9).

Seperti dikutip dari Antara, Menko mengatakan kondisi itu terjadi berkat kerja sama semua pihak termasuk masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusifitas masyarakat.

Pria yang akrab disapa BG ini menambahkan berkat situasi yang mulai kondusif, maka roda perekonomian di beberapa titik pun mulai berputar.

"Roda ekonomi dan aktivitas masyarakat mulai berjalan, dan itu wajib kita jaga terus,” jelas BG.

 Walau situasi mulai kondusif, BG beserta jajaran tetap mengupayakan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya aksi anarkis susulan.

Langkah-langkah antisipasi yang dilakukan sesuai dengan hasil sidang kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto diantaranya sebagai berikut.

1.Merumuskan langkah terukur dalam menghadapi aksi-aksi anarkis.
2. Membangun diskusi di media sosial yang lebih konstruktif dan lebih sehat.
3. Melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyejukkan suasana.
4. Menyiapkan perbantuan kekuatan ke Ibu Kota dari daerah bila diperlukan.

"Itu yang kita rapatkan dan sudah dirumuskan langkah-langkahnya. Bahwa semua aspirasi masyarakat menjadi prioritas, pemerintah menjamin tetap menampungnya, sepanjang disampaikan secara baik sesuai aturan,” jelas BG.

BG berharap situasi kondusif ini terus terjaga dengan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Penegakan Hukum

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan bahwa dalam menjalankan tugasnya, terkadang polisi melakukan khilaf dan hal terpaksa, justru pihak yang jelas bersalah adalah oknum yang membuat kerusuhan hingga menimbulkan korban tak berdosa.

Presiden Prabowo mengatakan atas alasan itulah, ia mengunjungi korban luka dari aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta pada pekan lalu, yang kini sedang dirawat di RS Polri, Jakarta Timur.

"Saya datang karena polisi kadang-kadang iya namanya, menegakkan hukum, kadang-kadang ada yang khilaf, kadang-kadang ada yang keterpaksaan. Kalau ada korban yang benar-benar salah adalah yang membuat kerusuhan sampai rakyat tidak berdosa," kata kata Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers setelah menjenguk korban aksi demonstrasi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

Prabowo menegaskan bahwa Kapolri akan menindak tegas yang jelas melakukan kesalahan dalam tugasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.