Bus Trans Jatim dan Armada Trans Laut Beroperasi Penuh Kurangi Kepadatan Libur Nataru
Rabu, 24 Des 2025, 15:43 WIBSURABAYA â Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memastikan layanan transportasi massal, Bus Trans Jatim dan Trans Laut, layanan kapal cepat antara Probolinggo dengan kepulauan di perairan Madura, beroperasi penuh untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Â
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menegaskan bahwa komitmen pemerintah provinsi adalah memberikan pelayanan prima di tengah lonjakan mobilitas warga yang ingin berlibur maupun pulang kampung.
Untuk moda transportasi darat, Nyono memastikan Bus Trans Jatim tidak akan dikandangkan selama masa libur panjang ini. Armada bus hijau-putih yang menjadi andalan warga komuter di wilayah Gerbangkertosila hingga koridor baru lainnya dipastikan tetap beroperasi sesuai jadwal.
"Bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi publik lokal, Bus Trans Jatim dipastikan tetap beroperasi normal tanpa libur selama masa Nataru untuk mendukung mobilitas warga," ujar Nyono di Surabaya, Rabu (24/12).Â
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pribadi di jalan raya, sekaligus memberikan opsi transportasi yang murah, aman, dan nyaman bagi wisatawan domestik yang ingin menjelajahi sudut-sudut Jawa Timur.
Tak hanya di darat, layanan transportasi Trans Laut yang melayani rute-rute kepulauan juga terus bersiaga. Meski animo masyarakat sangat tinggi, Nyono menjelaskan bahwa untuk saat ini belum ada penambahan jam operasional maupun armada baru.
Untuk rute pendek, jadwal tetap berlaku pada Senin hingga Kamis pukul 08.00 sampai 15.00 WIB. Sementara untuk rute panjang tersedia pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
"Kalau Trans Laut tidak ada penambahan jam operasional. Tetap sesuai jadwal yang ada," jelasnya.
Meski masih berstatus rute perintisan, Nyono mengungkapkan bahwa tingkat keterisian penumpang (okupansi) Trans Laut menunjukkan tren yang sangat positif. Kehadiran kapal cepat ini menjadi solusi nyata bagi warga pulau yang selama ini akses mobilitasnya terbatas.
"Okupansi saat ini sudah mencapai sekitar 60 persen. Warga di pulau-pulau seperti Pulau Gili Mandangin dan Pulau Gili Ketapang sangat senang. Mereka merasa sangat terbantu karena difasilitasi oleh Gubernur melalui Trans Laut ini," tambah Nyono.
Tantangan Fiskal 2026
Disinggung mengenai rencana penambahan armada di tahun mendatang, Nyono bersikap realistis. Mengingat kondisi fiskal atau anggaran daerah yang sedang mengalami penyesuaian, rencana penambahan kapal untuk tahun 2026 belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
"Saat ini armada masih satu. Meski animo besar, karena fiskal kita turun, nanti akan ada penyesuaian jam operasional saja untuk menyiasatinya. Kami tetap fokus memaksimalkan satu armada yang ada untuk melayani masyarakat dengan standar kenyamanan yang tetap terjaga," pungkasnya.
Dengan kepastian operasional ini, warga Jawa Timur dihimbau untuk memanfaatkan transportasi publik guna mengurangi kemacetan selama perayaan malam pergantian tahun.
- Bus Trans Jatim
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Selain Ayam Goreng, Siswa Ternyata Sarankan Sayuran Ini di Program Makan Bergizi Gratis
-
FIA Rallycross World Cup Resmi Digelar di Sirkuit Ancol Desember 2026, Cek Persiapannya
-
Layani Lima Juta Penumpang Per Tahun, Dishub Jatim Berharap Bus Trans Jatim Tak Terdampak Efesiensi
-
Jalur Padat Lebih Lancar, Koridor Sidoarjo – Surabaya – Gresik akan Dilengkapi Traffic Light Bersensor AI
-
Pemprov Banten verifikasi 811 sekolah swasta untuk sekolah gratis
-
Julia Roberts Debut di Festival Film Venesia Lewat Drama "After the Hunt"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.