- Home
-
- Luar Negeri
-
- Liburan ke Jepang Bakal Ma...
Liburan ke Jepang Bakal Makin Mahal, Pemerintah Terapkan Biaya 3.000 bagi Wisatawan
Selasa, 23 Des 2025, 22:29 WIBTOKYO - Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengenakan biaya sekitar 2.000 â 3.000 yen (sekitar Rp215 ribu â Rp323 ribu) kepada warga asing yang berkunjung dengan menggunakan sistem daring, kata sebuah sumber yang mengetahui hal tersebut, Selasa (23/12).
Sistem itu merupakan sistem penyaringan pra-perjalanan daring yang direncanakan bernama JESTA, menurut sumber tersebut.
Jepang bertujuan untuk meluncurkan program otorisasi perjalanan elektronik pada tahun fiskal 2028, karena pengunjung yang datang diperkirakan akan mencapai lebih dari 40 juta tahun ini, dan ada harapan bahwa program itu akan menghasilkan sumber pendapatan yang stabil.
JESTA, yang bertujuan untuk mencegah terorisme dan perekrutan ilegal warga asing ke Jepang, berlaku untuk negara dan wilayah yang penduduknya dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa tinggal jangka pendek.
Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengajukan rancangan undang-undang untuk mengubah undang-undang pengendalian imigrasi pada sidang parlemen reguler berikutnya untuk menciptakan sistem tersebut.
Program serupa yang diadopsi di Amerika Serikat dan Kanada mengenakan biaya sekitar 1.000 hingga 6.000 yen (sekitar Rp107 ribu - Rp646 ribu).
Jepang sedang mempertimbangkan untuk menggunakan pendapatan tersebut untuk dukungan darurat bagi pengunjung asing selama bencana, kata sumber tersebut. Ant/Kyodo
- japanese yen
- sanae takaichi
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Danau Rawa Biru, Jantung Ekosistem Taman Nasional
-
Karangan Bunga Dari Berbagai Perusahaan Dan Instansi Dalam Rangka Ulang Tahun Koran Jakarta Ke-18
-
Sleman Kirim SMS ke Seluruh Dunia
-
Era Baru Arsitektur Dimulai! Tiga Raksasa Bangunan Luncurkan Inovasi di ARCH:ID 2026
-
Rincian Hadiah Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup hingga Juara Pertama
-
Pemkab Bogor Targetkan Proyek Jalan Malasari hingga Flyover Bomang Rampung Bertahap
-
Aksi Pemadaman Lampu di DKI Kurangi Emisi Karbon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.