Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekspansi Kredit Tertahan, Daya Ungkit Ekonomi Mengecil

📅 Selasa, 23 Des 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pengamat ekonomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Ermatry Hariani, menilai pemerintah perlu memperkuat penyaluran kredit ke sektor produktif riil seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi mesin ekonomi masyarakat. Meski strategis, lanjutnya, sektor ini masih menghadapi kendala akses ke perbankan akibat minim agunan, rendahnya literasi keuangan, dan lemahnya pencatatan usaha.

Dia menambahkan sejumlah bank telah menyiapkan program CSR dan inklusi keuangan, namun pemerintah perlu mendorong perluasan program tersebut agar pembiayaan ke sektor produktif semakin optimal.

“Sederhanakan proses pengajuannya, buat aturan yang lebih fleksibel buat kredit produktif dan beri insentif buat bank yang salurkan kredit ke sektor produktif. Ini bisa dengan jaminan buat kredit UMKM, atau dana khusus untuk bank yang fokus ke kredit produktif," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.