Malam Tahun Baru, DPRD DKI Ingatkan Antisipasi Lonjakan Sampah demi Jakarta Tetap Bersih

Minggu, 21 Des 2025, 17:15 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Husen, mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar mengantisipasi secara maksimal potensi lonjakan sampah saat perayaan malam pergantian tahun. Aktivitas masyarakat yang meningkat tajam pada momen tersebut dinilai berisiko menimbulkan volume sampah dalam jumlah besar di berbagai titik ibu kota.

Menurut Husen, perayaan malam Tahun Baru hampir selalu diiringi dengan meningkatnya konsumsi makanan, minuman, dan aktivitas luar ruang. Kondisi itu kerap berujung pada menumpuknya sampah jika tidak ditangani secara cepat dan terkoordinasi oleh jajaran terkait.

Ket. Foto: — Sumber: DPRD DKI Jakarta

Ia meminta seluruh perangkat daerah yang menangani kebersihan untuk bekerja optimal sejak sebelum hingga setelah malam pergantian tahun. Mulai dari petugas lapangan, koordinator wilayah, hingga Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) diminta siaga penuh agar sampah tidak menumpuk terlalu lama.

"Lonjakan aktivitas masyarakat ini pasti berdampak pada peningkatan volume sampah. Maka harus diantisipasi secara serius agar tidak mengganggu kenyamanan warga," ujar Husen di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (17/12).

Husen menegaskan bahwa pembersihan sampah tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Sampah yang tercecer di jalan protokol, kawasan hiburan, ruang publik, hingga permukiman harus dibersihkan secara tuntas.

Menurutnya, kebersihan kota menjadi wajah Jakarta di mata masyarakat maupun wisatawan yang merayakan malam Tahun Baru. Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman dan aman bagi warga yang beraktivitas.

"Supaya kelihatan Jakarta lebih bersih dan lebih nyaman bagi masyarakat Jakarta," ucapnya.

Selain menyoroti peran pemerintah, Husen juga mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan ibu kota. Ia menilai persoalan sampah bukan semata tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh warga.

Ia mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat memperparah kondisi lingkungan, terutama di tengah tingginya aktivitas perayaan. Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar upaya pemerintah tidak sia-sia.

"Persoalan sampah ini bukan hal sepele. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga Jakarta," katanya.

Husen juga menyinggung berbagai fasilitas pengelolaan sampah yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya adalah keberadaan bank sampah yang bisa dimanfaatkan warga untuk mengelola sampah secara lebih produktif.

Menurut dia, fasilitas tersebut seharusnya dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Selain membantu mengurangi volume sampah, bank sampah juga memiliki nilai ekonomi bagi warga.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan. Langkah sederhana tersebut dinilai sangat berpengaruh dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saat momen perayaan besar seperti Tahun Baru.

"Jangan mencemari lingkungan yang sudah bersih. Buang sampah pada tempatnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Husen berharap Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan pengawasan ekstra selama malam pergantian tahun. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pengangkutan dan pembersihan sampah berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ia juga mendorong adanya koordinasi lintas sektor agar penanganan sampah dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Dengan sinergi yang baik, dampak negatif dari lonjakan sampah bisa diminimalkan.

"Sekali lagi kepada seluruh masyarakat Jakarta, persoalan sampah adalah tugas dan kewajiban kita bersama," pungkas Husen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.