- Home
-
- Megapolitan
-
- Mengintip Bekasi Setelah B...
Mengintip Bekasi Setelah Bosnya Ditelikung KPK
Jumat, 19 Des 2025, 12:30 WIBBEKASI â Bagaimana kondisi Bekasi setelah bosnya diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apakah baik-baik saja? Pejabat setempat mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan normal setelah operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis (18/12).
Aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi hari ini terpantau normal, sejumlah aparatur terpantau beraktivitas, termasuk mengikuti kegiatan apel Bela Negara.
"Yang pasti hari ini aktivitas di Kabupaten Bekasi tetap seperti biasa, pemerintahan berjalan dengan normal dan lancar," kata Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja setelah memimpin apel Bela Negara, Jumat.
Asep mengaku hingga kini belum menerima konfirmasi dari aparat penegak hukum menyangkut operasi tangkap tangan dan hanya menerima laporan dari jajaran bahwa sejumlah ruang dinas telah disegel penyidik KPK.Â
"Saya belum bisa bilang apa-apa karena informasinya juga baru, beritanya baru rilis dan masih simpang siur. Mudah-mudahan baik-baik saja. Belum ada konfirmasi dari APH, mungkin biar ditangani lebih lanjut, kita hormati proses hukum yang sedang berjalan," katanya.
Asep mengaku terakhir menjalin kontak dengan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang pada dua hari lalu. Saat itu tidak ada masalah apapun yang disampaikan, hanya sebatas konteks tugas dan agenda rutinitas selaku kepala daerah.
"Saya waktu komunikasi itu diberitahukan untuk agenda disposisi ke Babelan karena beliau akan ke Bandung. Sebatas itu saja," katanya. Kegiatan operasi tangkap tangan di Kabupaten Bekasi dikabarkan telah mengamankan 10 orang untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk Bupati Bekasi.
Di kompleks perkantoran Pemkab Bekasi sendiri, penyidik KPK tadi malam turut menyegel sejumlah ruangan antara lain ruang kerja Bupati Bekasi, Dinas Cipta Karya, Dinas Binamarga serta Disbudpora.(KR-PRA).
Hal serupa disampaikan Asisten Daerah Bidang Pemerintahan, Hudaya. Katanya, aktivitas pelayanan publik di seluruh area perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tetap berjalan biasa.
Perangkat daerah yang membidangi pelayanan publik tetap beroperasi secara normal, hanya ruang yang disegel KPK seperti ruang kerja Bupati Bekasi nampak dijaga ketat sejumlah petugas sekuriti setempat.
"Pemerintahan tidak boleh berhenti. Semua kegiatan tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Asisten Daerah Bidang Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Hudaya di Cikarang, Jumat.
Berita Terkait:
-
Penggunaan QRIS Meledak! Era Transaksi Cashless Makin Tak Terbendung
-
OTT Bupati Lombok Barat, KPK Tangkap Satu Orang Lagi
-
Jaga Produksi Pangan Nasional, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air Hadapi Kemarau 2026.
-
KPK Ungkap Identitas 8 Orang yang Diperiksa Intensif terkait OTT Bupati Lombok Barat
-
Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed dan Dua Wakilnya Ditangkap terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Taiwan Tertarik Garap Pertanian Cerdas di Indonesia, Teknologi Jadi Kunci
-
Menlu RI Sugiono dan Menlu Tiongkok Wang Yi Gelar Pertemuan di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.