BI Baca Arah Pemulihan, Ekonomi RI Diproyeksi Menguat di Akhir Tahun

Rabu, 17 Des 2025, 16:35 WIB

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai laju pertumbuhan ekonomi nasional berpeluang menguat pada triwulan IV 2025, seiring membaiknya permintaan domestik dan meningkatnya aktivitas investasi.

Penguatan ini mencerminkan mulai pulihnya daya dorong ekonomi dari sisi domestik setelah melalui fase penyesuaian sepanjang tahun.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan Desember 2025 dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Rabu (17122025). — Sumber: ANTARA/ Uyu Septiyati

Menurutnya, konsumsi rumah tangga menunjukkan sinyal penguatan yang ditopang oleh penyaluran belanja sosial pemerintah serta meningkatnya optimisme masyarakat terhadap stabilitas pendapatan dan peluang kerja.

Kombinasi faktor tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi dan memperkuat fondasi pertumbuhan menjelang akhir 2025.

“Perkembangan ini mendorong meningkatnya penjualan eceran pada berbagai kelompok barang,” kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Desember 2025 di Jakarta, Rabu (17/12).

Sedangkan realisasi investasi, khususnya pada sektor nonbangunan, juga membaik akibat meningkatnya keyakinan pelaku usaha yang tercermin pada pola ekspansi Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur.

Secara sektoral, kinerja positif ditunjukkan oleh Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, serta penyediaan akomodasi dan makan minum.

Meskipun demikian, Perry menyoroti perlunya penguatan permintaan domestik mengingat kinerja ekspor diperkirakan melambat akibat berakhirnya frontloading ekspor (upaya mempercepat pengiriman ekspor untuk menghindari dampak ketidakpastian kebijakan) ke Amerika Serikat serta penurunan permintaan dari Tiongkok dan India.

Secara keseluruhan, pihaknya memprediksi pertumbuhan ekonomi 2025 berada dalam kisaran 4,7–5,5 persen. Momentum pertumbuhan tersebut diproyeksikan akan berlanjut dan meningkat menjadi 4,9–5,7 persen pada tahun depan.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang tercatat positif tersebut terutama didukung oleh stabilitas harga di dalam negeri yang tetap terjaga.

Perry menyampaikan, inflasi pada November 2025 tercatat sebesar 2,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dipengaruhi oleh inflasi kelompok komoditas inti yang terjaga di level 2,36 persen yoy.

Walaupun inflasi kelompok komoditas dengan harga diatur pemerintah (administered prices) terjaga rendah di 1,58 persen (yoy), pihaknya menyoroti inflasi kelompok komoditas dengan harga bergejolak (volatile food) yang masih relatif tinggi sebesar 5,48 persen (yoy).

Ia mengatakan, tingginya inflasi volatile food tersebut terutama disumbang oleh komoditas bawang merah akibat keterbatasan pasokan karena gangguan cuaca dan kenaikan harga benih.

Meski begitu, BI optimistis inflasi volatile food dapat tetap terkendali melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

Sedangkan inflasi inti juga diperkirakan akan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang terjaga dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation (inflasi yang bersumber dari luar negeri) yang terkendali, serta dampak positif dari digitalisasi.

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi (secara keseluruhan) pada tahun 2026 mendatang tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen,” ujar Perry.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.