- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Intensifkan Pe...
Pemprov DKI Intensifkan Pengawasan Produk Makanan Minuman Jelang Nataru
Selasa, 16 Des 2025, 14:00 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) memulai kegiatan pengawasan terpadu di lima wilayah kota administrasi menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pengawasan yang dilakukan secara intensif mulai 15-19 Desember 2025 ini difokuskan pada produk makanan dan minuman (termasuk barang pokok dan penting), parsel/bingkisan, serta Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP).
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antar-instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, dan Balai Besar POM di Jakarta.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyampaikan, pengawasan terpadu ini adalah langkah nyata komitmen penuh Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi konsumen.
Menurut dia, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa setiap produk makanan dan minuman yang beredar aman dikonsumsi, tidak kedaluwarsa, dan yang tak kalah penting, konsumen mendapatkan haknya.
âKami juga menjamin akurasi timbangan agar tidak ada kerugian yang dialami masyarakat, sekaligus memastikan stok barang pokok aman dan distribusinya lancar,â ujar Ratu, Selasa (16/12).
Ratu menyampaikan, pengawasan terpadu ini menyasar sejumlah superstore dan pasar ritel besar di masing-masing wilayah kota administrasi, meliputi Jakarta Selatan (GrandLucky Superstore â SCBD), Jakarta Pusat (Hero â Gondangdia), Jakarta Timur (Hari-Hari â Buaran), Jakarta Utara (Market City - Pluit Karang) dan Jakarta Barat (The FoodHall - Lippo Mall Puri).
Ia menambahkan, melalui sinergi antara Dinas PPKUKM dan seluruh instansi terkait, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat merayakan momen Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman, nyaman, dan terjamin.
âSehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas, keamanan, dan stok pangan yang dikonsumsi,â ungkap dia.
Berikut empat fokus utama yang menjadi prioritas pengawasan tim terpadu:
1. Pengawasan Produk Mamin dan Parsel: Pemeriksaan ketat terhadap izin edar (MD/ML/P-IRT), kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, dan pelabelan produk makanan, minuman, serta parsel/bingkisan;
2. Keamanan Pangan Segar: Pemeriksaan langsung terhadap pangan basah dan segar untuk memastikan bebas dari bahan berbahaya;
3. Metrologi Legal (UTTP): Pengecekan akurasi dan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (timbangan) yang digunakan di ritel untuk memastikan konsumen tidak dirugikan;
4. Ketersediaan Barang Pokok: Pengawasan stok komoditas kebutuhan pokok di tingkat distributor dan ritel pasar untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga menjelang Nataru. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.