Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Kamboja–Thailand Kian Meningkat, Sekolah-Sekolah Ditutup

📅 Selasa, 16 Des 2025, 20:00 WIB | Oleh:
Ketegangan Kamboja–Thailand Kian Meningkat, Sekolah-Sekolah Ditutup Doc: Antara
Ket. Perdana menteri (PM) sementara Thailand Anutin Charnvirakul dan PM Kamboja Hun Manet mengatakan telah berbicara via telepon secara terpisah dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (12/12) untuk membahas konflik perbatasan Thailand-Kamboja.

Istanbul - Sekolah-sekolah di sejumlah wilayah Kamboja dan Thailand ditutup pada Senin (15/12), ketika bentrokan bersenjata di perbatasan kedua negara terus berlanjut, kata pejabat pemerintah dan laporan media setempat.

Konflik bersenjata dua negara anggota ASEAN itu telah menewaskan sedikitnya 40 orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi.

Kementerian Pendidikan Kamboja menyatakan pertempuran di sepanjang perbatasan telah memaksa penutupan 1.039 sekolah di enam provinsi, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar bagi 9.797 guru dan 242.881 siswa, sebut media lokal Fresh News.

Kementerian Dalam Negeri Kamboja mengatakan dua warga sipil kembali tewas, sehingga jumlah korban sipil di negara itu mencapai 15 orang, dengan 73 lainnya mengalami luka-luka.

Kementerian tersebut juga menyebut jet tempur F-16 Thailand melakukan serangan udara di dalam wilayah Kamboja, sebut laporan kantor berita pemerintah Agence Kampuchea Presse.

Sementara itu, menurut Thai Enquirer, di Thailand, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Nikorndej Balankura mengatakan Bangkok telah mengajukan permohonan resmi kepada Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia setelah sembilan warga sipil Thailand tewas dan lebih dari 600 sekolah serta rumah sakit ditutup.

Media tersebut juga melaporkan Angkatan Udara Thailand melancarkan serangan F-16 terhadap posisi militer Kamboja, sementara pertempuran sengit masih berlangsung di wilayah perbatasan.

China menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing memantau perkembangan situasi dengan saksama.

“Kami sangat berduka atas jatuhnya korban di kedua pihak dan menyampaikan simpati mendalam. Kamboja dan Thailand adalah negara bertetangga dan akan selalu demikian. Persahabatan dan hubungan bertetangga yang baik adalah hal yang sangat berharga,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing.

Ia menambahkan bahwa prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertempuran dan melindungi warga sipil di wilayah perbatasan.

“Kami berharap kedua pihak menahan diri secara maksimal, mengambil langkah-langkah yang mendukung gencatan senjata, dan segera meredakan ketegangan demi perdamaian dan stabilitas,” ujarnya.

Pejabat dan media lokal menyebut sekitar 700.000 orang telah mengungsi di kedua sisi perbatasan sejak pertempuran meningkat pekan lalu.

Secara keseluruhan, 15 warga sipil dilaporkan tewas di Kamboja, sementara Thailand mencatat kematian 16 prajurit dan sembilan warga sipil.

Bentrok ini berlanjut meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat mengatakan para pemimpin Thailand dan Kamboja telah sepakat menghentikan pertempuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Jepang Makin Permudah Kelas...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.