Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Koperasi Desa Diminta Menkop Jalin Sinergi dengan Koperasi Kopassus

📅 Jumat, 12 Des 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Desa Diminta Menkop Jalin Sinergi dengan Koperasi Kopassus Doc: Antara
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan pertemuan dengan Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi di Jakarta, Jumat (12/12).

Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan, pengembangan Koperasi Baret Merah yang telah berjalan di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menjadi peluang besar untuk diperkuat melalui kerja sama dengan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menurut Ferry, sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan rantai pasok yang lebih efisien, memperluas layanan ekonomi bagi prajurit dan masyarakat, serta membuka peluang usaha yang lebih terstruktur antara koperasi di lingkungan Kopassus dan koperasi desa.

“Kolaborasi ini dapat menjadi model baru pemberdayaan ekonomi yang saling menguatkan, dari markas sampai ke desa,” ujar Ferry usai melakukan pertemuan dengan Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi dan Ustadz Adi Hidayat dari Quantum Akhyar Institute di Jakarta, Jumat (12/12).

Ia menambahkan, kolaborasi antara disiplin Kopassus, semangat gotong royong masyarakat desa, serta pembinaan karakter dari Quantum Akhyar Institute akan menjadi kekuatan penting dalam mempercepat kemajuan Kopdes Merah Putih.

Ke depan, ia menekankan pentingnya kopdes masuk ke sektor produksi dan industri, dengan hasil yang dapat dipasarkan melalui gerai-gerai kopdes di seluruh Indonesia.

Produk yang dikembangkan antara lain sabun, sampo, kecap, sambal, hingga kebutuhan pokok masyarakat.

“Gerai-gerai sembako Kopdes Merah Putih akan dikelola secara ritel modern,” ujarnya.

Selain itu, Kopdes Merah Putih juga direncanakan mengelola SPBU Nelayan untuk memenuhi kebutuhan solar di desa-desa pesisir.

Ferry menambahkan, kerja sama dengan Koperasi Baret Merah dapat diperluas ke sektor produksi pascapanen dan pembangunan perumahan bagi prajurit, dengan dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi.

Ustadz Adi Hidayat dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan Kopdes Merah Putih.

Menurutnya, keberadaan koperasi desa akan membangun ekonomi berbasis kerakyatan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Maka, saya sangat mendukung rencana pembangunan koperasi di wilayah batalyon-batalyon baru Kopassus, karena memang ekosistemnya sudah ada,” kata Ustadz Adi.

Sementara itu, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi mengungkapkan bahwa Kopassus akan mendirikan koperasi di batalyon-batalyon baru di sejumlah wilayah Indonesia.

Ia menilai potensi ekonomi kerakyatan dapat dikembangkan melalui koperasi, khususnya Kopdes Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.