Gempa Dahsyat di Jepang Lukai 51 Warga

Kamis, 11 Des 2025, 02:20 WIB

TOKYO - Jumlah korban luka akibat gempa bumi berkekuatan 7,5 skala Richter di Jepang meningkat menjadi 51 orang kata pihak berwenang pada Rabu (10/12), setelah mereka memperingatkan bahwa gempa yang lebih besar mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Gempa bumi pada Senin (8/12) malam di lepas pantai wilayah utara Aomori mengguncang bangunan, merusak jalan, memecahkan jendela, dan memicu gelombang tsunami setinggi hingga 70 sentimeter.

Ket. Foto: Sebuah kendaraan terjerembab di jalanan yang amblas di Kota Tohoku, Prefektur Aomori, Jepang, usai terjadinya gempa bumi dahsyat pada Senin (8/12) malam lalu. Pihak berwenang Jepang pada Rabu menyebut bahwa sebanyak 51 warga terluka akibat gempa tersebut. — Sumber: AFP/JIJI Press

“Jumlah korban luka adalah 51, meningkat dari 30 yang awalnya dilaporkan oleh perdana menteri sehari sebelumnya,” kata Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang mengatakan pada Rabu.

Pada Selasa (9/12) pagi Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah menerbitkan peringatan khusus yang jarang terjadi seraya memperingatkan bahwa gempa bumi lain dengan ukuran serupa atau lebih besar mungkin terjadi dalam satu pekan ke depan.

"Akibat terjadinya gempa bumi ini, diyakini bahwa kemungkinan terjadinya gempa bumi berskala besar baru telah meningkat dibandingkan dengan kondisi normal di daerah tersebut,” kata JMA. "Jika terjadi gempa bumi berskala besar di masa mendatang, ada kemungkinan tsunami besar akan mencapai daerah tersebut atau mengalami guncangan hebat," imbuh badan tersebut, seraya memperkirakan peluangnya sekitar satu banding 100 untuk tujuh hari ke depan. SB/AFP/I-1

  • japanese yen
  • sanae takaichi

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.