Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Kesejahteraan Petani, Disbunnak Kalsel Gandeng 1.200 Petani Tanam Kelapa Genjah

📅 Kamis, 11 Des 2025, 20:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Kesejahteraan Petani, Disbunnak Kalsel Gandeng 1.200 Petani Tanam Kelapa Genjah Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel Suparmi (tengah) memberikan keterangan disela-sela kegiatan sosialisasi program Disbunnak Kalsel 2025-2029 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) menggandeng 1.200 petani lokal pada penanaman kelapa genjah yang kini ditetapkan sebagai komoditas prioritas untuk dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi menyampaikan hal tersebut pada sosialisasi program 2025–2029 bersama jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) di Banjarbaru, Kamis.

Sebagai tahap awal, Disbunnak Kalsel menyiapkan lahan seluas 3.000 hektare di Kabupaten Barito Kuala dan Tanah Bumbu untuk pengembangan kelapa genjah jenis entok, serta melibatkan ribuan petani sebagai pelaksana budidaya untuk memastikan program berjalan efektif.

“Pengembangan kelapa genjah adalah langkah strategis jangka panjang untuk mendukung program Gubernur Kalsel Muhidin guna memajukan sektor perkebunan dan peternakan berbasis kesejahteraan masyarakat,” kata Suparmi.

Ia menjelaskan, kelapa genjah memiliki keunggulan dibanding kelapa dalam, yaitu lebih cepat berbuah, siklus panen lebih singkat dan produktivitas lebih tinggi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi petani.

“Yang terbaru adalah kelapa genjah dalam mendukung MBG dan meningkatkan pendapatan pekebun. Ke depan, pengembangan ini juga untuk komoditas ekspor. Kita tidak lagi mengekspor kelapa utuh, tetapi industri turunan seperti coconut milk,” tuturnya.

Suparmi menegaskan pengembangan tidak berhenti pada sektor hulu karena Disbunnak Kalsel bakal menyiapkan rencana pembangunan pabrik pengolahan kelapa genjah guna mendorong hilirisasi industri dan memenuhi permintaan pasar ekspor.

Ia berharap program ini memberi dampak positif untuk meningkatkan pendapatan ribuan petani di Barito Kuala dan Tanah Bumbu serta menempatkan Provinsi Kalsel sebagai pemasok komoditas olahan kelapa berkualitas untuk pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.