Mencuat di Atas Harga Acuan, Mendag Sebut Kenaikan Harga Bawang dan Cabai Dipicu Cuaca dan Distribusi
Senin, 08 Des 2025, 15:10 WIBJAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebutkan harga bawang merah dan cabai di sejumlah daerah saat ini berada di atas harga acuan pemerintah (HAP).
Namun, ia menegaskan bahwa produksi nasional masih mencukupi, dan kenaikan harga tersebut dipicu oleh faktor cuaca serta distribusi.
âHarga rata-rata nasional bawang merah Rp47.600 (per kilogram), sedang harga acuan Rp41.500. Tapi tadi disampaikan (saat rapat) sebenarnya bawang merah itu surplus,â kata Budi usai Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/12).
Ia menjelaskan, angka rata-rata nasional tersebut mencerminkan kondisi gabungan berbagai daerah, termasuk wilayah timur seperti Papua yang harga komoditasnya cenderung lebih tinggi sehingga mengangkat rata-rata nasional.
Sementara, untuk cabai merah dan cabai rawit, Budi menegaskan asosiasi produsen menyampaikan tidak ada masalah dari sisi produksi, namun cuaca yang kurang baik membuat aktivitas panen menjadi terkendala.
âCabai itu tidak kekurangan produksi. Cuma kemarin karena cuacanya tidak bagus, memanennya saja. Memanennya kan tidak bisa setiap saat. Jadi makanya tadi dicari solusinya bagaimana supaya bisa lebih efisien dalam memanennya,â ujarnya.
Menurut dia, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan kelancaran distribusi dari sentra produksi ke daerah konsumsi melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan pelaku logistik.
Budi menambahkan, laporan dari beberapa pemerintah daerah yang hadir dalam rakor, termasuk Sumatera Utara, menyebutkan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok di luar wilayah yang terdampak bencana masih terkendali.
âKalau yang di luar bencana, tadi disampaikan pasokan cukup dan terkendali. Yang perlu dijaga jangan sampai distribusinya terlambat,â ucapnya.
Untuk daerah yang terdampak langsung bencana di Sumatera, ia menjelaskan penanganan dilakukan secara khusus melalui jalur bantuan dengan mempertimbangkan kendala infrastruktur jalan yang masih dalam proses pemulihan.
âKalau di daerah bencana itu kan memang yang kena bencana ditangani khusus dengan bantuan. Tapi di sekitarnya, yang tidak terjadi bencana, pasokan ada, terkendali,â tutur Budi.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan asosiasi, komoditas daging dan telur saat ini dalam kondisi surplus sehingga tidak diperkirakan menjadi sumber tekanan harga menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
Budi menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan harga bawang, cabai, dan komoditas utama lainnya, serta meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi jika terjadi lonjakan harga di pasar.
âKalau nanti ada lonjakan atau kekurangan pasokan, kita harus cepat komunikasi karena setelah Nataru ada Imlek dan puasa yang waktunya berdekatan,â ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan data pemantauan harga pangan nasional dari situs Badan Pangan Nasional per Senin, cabai rawit merah tercatat naik 6,34 persen dari hari sebelumnya menjadi Rp72.277 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting naik 1,58 persen menjadi Rp61.454 per kilogram.
Lebih lanjut, telur ayam ras naik 1,36 persen menjadi Rp31.365 per kilogram dan beras medium naik 1,16 persen menjadi Rp13.660 per kilogram. Di sisi lain, bawang merah turun 2,64 persen menjadi Rp47.729 per kilogram dan Minyakita turun 0,44 persen menjadi Rp17.602 per liter.
- Harga Bawang
- Mendag
- Harga Cabai
- Cuaca dan Distribusi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Anda Mau Mudik? Simak Info Ini, Tol Cikampek Ramai Lancar hinggal Sabtu Sore
-
Tak Perlu Panik, Isi BBM Secukupnya Meski Ada Konflik AS–Iran!
-
Harga Cabai Rawit di NTB Mulai Turun Jelang Idul Adha, Kini Rp72 Ribu per Kg
-
KPK Dalami Peran Konsultan Pajak dalam Pengajuan Restitusi di KPP Madya Banjarmasin
-
Menperin: Kemenperin Siap Fasilitasi Sertifikasi guna Perkuat Struktur Industri Hijau
-
Wakil Ketua Komisi VI DPR Menyatakan Stok BBM Aman karena Indonesia Punya Sumber Minyak Baru
-
May Day 2026 di Monas: Ribuan Buruh Antre Sembako Gratis dari Istana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.