Harga Cabai Rawit di NTB Mulai Turun Jelang Idul Adha, Kini Rp72 Ribu per Kg

Jumat, 15 Mei 2026, 14:20 WIB

Mataram - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai mengalami penurunan signifikan dari Rp82.000 menjadi Rp72.000 per kilogram.

Kepala Pasar Kebon Kota Mataram, Malwi, mengatakan penurunan harga mulai terjadi sejak Kamis (14/5) akibat stok cabai yang kembali tercukupi.

Ket. Foto: Seorang pedagang memilih cabai rawit di pasar Sentral, Kota Gorontalo, Gorontalo. — Sumber: Antara

“Sejak kemarin, harga cabai sudah mulai turun dari Rp82.000 per kilogram menjadi Rp72.000 per kilogram. Penurunannya cukup signifikan sampai Rp10.000 dalam satu kilogram,” kata Malwi di Mataram, Jumat.

Menurut dia, penurunan harga dipicu melimpahnya pasokan cabai dari Pulau Jawa di tengah minimnya stok cabai lokal.

Salah seorang pengepul cabai di Pasar Kebon Roek, Rahman, menyebut kiriman cabai dari Jawa terus berdatangan sehingga stok menumpuk di pasaran.

“Cabai Jawa terkirim terus, menumpuk terlalu banyak karena kiriman dari Jawa tidak ada putusnya,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat distributor menurunkan harga agar cabai tidak membusuk akibat terlalu lama disimpan.

Meski harga cabai dari Jawa lebih murah, masyarakat dan pedagang mengakui kualitas cabai lokal masih lebih baik dibanding cabai kiriman dari luar daerah. Namun karena stok cabai lokal terbatas, cabai dari Jawa, termasuk jenis cabai Baskara, kini menjadi pilihan utama masyarakat.

Malwi memperkirakan kondisi harga tersebut akan bertahan selama pasokan dari Pulau Jawa masih mendominasi pasar dan produksi cabai lokal belum kembali normal.

Sebelumnya, harga cabai rawit sempat melonjak hingga di atas Rp80.000 per kilogram akibat terbatasnya pasokan cabai lokal.

Ia berharap pasokan cabai, baik dari Jawa maupun lokal, tetap stabil agar harga di pasaran dapat terkendali, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei 2026 yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Harga Komoditas

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Jumat pukul 10.20 WIB, harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional tercatat Rp77.750 per kilogram.

PIHPS juga mencatat harga bawang merah sebesar Rp52.500 per kilogram, bawang putih Rp42.950 per kilogram, serta telur ayam ras Rp32.450 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp15.200 per kilogram dan kualitas bawah II Rp15.600 per kilogram. Beras medium I dijual Rp16.000 per kilogram, medium II Rp15.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I mencapai Rp17.250 per kilogram dan super II Rp17.000 per kilogram.

Selain itu, harga cabai merah besar tercatat Rp61.400 per kilogram, cabai merah keriting Rp56.950 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp47.400 per kilogram.

Adapun harga daging ayam ras segar mencapai Rp43.600 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp143.050 per kilogram, dan daging sapi kualitas II Rp132.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium tercatat Rp21.250 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.500 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng curah dijual Rp20.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.900 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.800 per liter.

  • Harga Cabai

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.