Bulu Tangkis Putri Melaju ke Semifinal

Senin, 08 Des 2025, 07:20 WIB

JAKARTA – Tim bulu tangkis putri Indonesia memastikan langkah ke semifinal SEA Games 2025 setelah menundukkan Myanmar 3-0 di perempat final, Minggu (7/12). Tampil solid sejak partai pembuka, skuad Merah Putih menunjukkan mental bertanding kuat dan kedalaman teknik. Ini kematangan permainan yang menjadi modal penting menuju perebutan tiket final.

Putri Kusuma Wardani menjadi pembuka jalan kemenangan. Meski sempat tertekan dan tertinggal di gim kedua, Putri mampu bangkit dan mengunci kemenangan melalui pertarungan tiga gim. Dia mengakui tekanan cukup besar di laga awal, terlebih menghadapi lawan yang agresif di sektor depan.

Ket. Foto: Tunggal Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani berselebrasi saat pertandingan SEA Games 2025, di Pathum Thani, (7/12). — Sumber: PP PBSI

“Saya sudah pernah bertemu lawan. Memang kekuatan tangan dan permainan depannya cukup bagus. Di gim kedua saya hanya mencoba mengembalikan bola dulu, karena dari gim pertama dan kedua banyak kesalahan sendiri yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Putri. Dia menyebut dukungan rekan tim dan pelatih Imam Tohari sebagai kunci kebangkitannya.

Keunggulan Indonesia digandakan Gregoria Mariska Tunjung. Pebulu tangkis yang akrab disapa Jorji itu tampil dominan dan menang straight game. Meski berstatus pemain berpengalaman, dia mengakui tetap merasakan tekanan saat tampil di nomor beregu. “Puji Tuhan bisa membawa tim unggul 2-0. Saya merasa bisa bermain nyaman, tapi tidak mau cepat puas karena lawan ke depan pasti lebih sulit. Saya harus lebih mempersiapkan diri lagi,” kata Jorji.

Dia juga menyanjung ketangguhan mental Putri sebagai tunggal pertama. Menurutnya, menjadi pembuka selalu membawa beban tersendiri. Namun, situasi itu menjadi proses penting bagi seorang pemain untuk matang di turnamen beregu. Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menutup kemenangan Indonesia lewat permainan meyakinkan.

Keduanya mengaku masih dalam fase adaptasi dengan kondisi lapangan dan pola permainan. Sebagai debutan di SEA Games, mereka merasakan atmosfer beregu yang berbeda dibanding turnamen individu. Sementara itu, tim beregu putra Indonesia langsung melaju ke semifinal tanpa bertanding setelah mendapat bye undian.

Berstatus juara bertahan SEA Games 2023, posisi Indonesia berada di jalur berbeda dari rival kuat Thailand dan Malaysia, sehingga peluang menuju final semakin terbuka. Kapten tim, Sabar Karyaman Gutama, menegaskan kesiapan skuad. “Ini multievent pertama saya dan tentu ada tekanan. Tapi saya siap. Kekompakan dan komunikasi akan jadi kunci,” ujarnya.

Indonesia menurunkan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, termasuk Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda, serta Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno di sektor tunggal. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.