- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rasa Nusantara Serbu Kuala...
Rasa Nusantara Serbu Kuala Lumpur: Kuliner Indonesia Jadi Pusat Panggung
Minggu, 07 Des 2025, 22:45 WIBKUALA LUMPUR â Pameran kuliner di luar negeri menjadi instrumen strategis dalam memperluas diplomasi ekonomi dan mendorong penetrasi produk pangan nasional ke pasar global.
Partisipasi dalam ajang internasional memungkinkan pelaku usaha menampilkan keragaman cita rasa sekaligus memperkenalkan kualitas bahan baku lokal yang kompetitif.
Lebih jauh, pameran kuliner memberi ruang untuk membangun jejaring bisnis, memahami preferensi konsumen global, serta mengidentifikasi peluang ekspor baru.
Dengan eksposur langsung di pasar tujuan, pelaku industri dapat mempercepat adaptasi produk, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat positioning kuliner Indonesia sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi.
Beragam kuliner asli Indonesia meramaikan festival Gebyar Nusantara 2.0 yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur di ibu kota Malaysia, Sabtu (6/12).
Warga Indonesia dan Malaysia dapat mencicipi hidangan khas seperti sate padang, nasi padang, soto tangkar, soto ayam, ayam betutu, nasi gudeg, dan lontong medan pada acara yang berlangsung 6â7 Desember 2025 di Raintree Plaza, The Exchange TRX Mall, Kuala Lumpur.
Kepala Kanselerai KBRI Kuala Lumpur Hendra Purnama Iskandar mengatakan Gebyar Nusantara 2.0 itu digagas sebagai bentuk promosi kreatif yang berbeda, memanfaatkan 17 subsektor ekonomi kreatif, mulai dari musik dan film hingga kuliner, arsitektur, dan fesyen.
âIni entering point yang bisa kita gunakan untuk masuk ke pasar Malaysia,â ujarnya kepada ANTARA.
Pada penyelenggaraan kedua ini, KBRI Kuala Lumpur melibatkan lebih banyak pelaku bisnis Malaysia untuk memperluas kolaborasi dan membuka peluang kemitraan komersial.
Lewat festival ini, Indonesia mengundang wisatawan dan pebisnis Malaysia untuk melihat potensi kerja sama, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
âHarapannya, hubungan ekonomi dan hubungan bilateral IndonesiaâMalaysia semakin meningkat,â kata Hendra.
Ia menambahkan bahwa pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif perlu didorong untuk berkembang agar mampu berkontribusi hingga 30 persen dalam perdagangan Indonesia.
âIntratrade ekonomi kita di ASEAN masih rendah. Karena itu, melalui ekonomi kreatif kita ingin memperluas keterhubungan,â ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Kuala Lumpur Danang Waskito dan Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Kuala Lumpur Dewi Waskito.
Pembukaan diawali dengan laporan Kepala Kanselerai kepada KUAI, dilanjutkan doa bersama bagi masyarakat Indonesia yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain.
Selain kuliner Indonesia, festival ini juga menampilkan beberapa hidangan Malaysia yang telah atau akan memasuki pasar Indonesia.
- Kuliner Indonesia
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sekretariat Wakil Presiden Gelar Dialog Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat UMKM Perempuan
-
Harga Minyak Serai Kembali Stabil, Petani Terdampak Bencana Mulai Bernapas
-
PAM Jaya Mau Mengunduh Air dari Udara dan Menekan Mikroplastik
-
Serabi Kalibeluk, Kuliner Legendaris Khas Batang dari Zaman Kerajaan Mataram Islam
-
Niclas Fullkrug Bawa AC Milan Kalahkan Lecce 1-0
-
Kompetisi Menu Steak HOLYCOW! Berhadiah Rp20 Juta dan Kursus Kuliner Internasional
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.