Pertahankan Desa Wisata lewat Festival Pemuteran Bay
Jumat, 05 Des 2025, 16:34 WIBBULELENG â Berbagai cara dilakukan daerah untuk menarik wisatawan. Demikian dilakukan pulaa oleh Bupati Buleleng, Bali I Nyoman Sutjidra. Dia menyebutkan pelaksanaan Pemuteran Bay Festival di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng akan mampu memperkuat citra desa tersebut sebagai desa wisata berkelanjutan. "Desa ini sudah mendapatkan predikat sebagai desa wisata terbaik, sebuah penghargaan yang berawal dari rintisan Yayasan Karang Lestari. Ini adalah modal yang harus terus kita lestarikan,â kata Sutjidra saat membuka Pemuteran Bay Festival 2025, di Buleleng, Bali, Kamis.
Festival ini dirancang tidak hanya sebagai atraksi wisata, tetapi sebagai wadah untuk memperkuat integrasi antara kegiatan kepariwisataan dan upaya konservasi. Terutama terumbu karang yang menjadi mahkota alam bawah laut Pemuteran. Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini lebih lanjut memaparkan bahwa strategi pembangunan ke depan akan berjalan pada tiga poros utama. Selain mempertahankan keunggulan konservasi, penggalian budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat akan terus didorong.
"Kita akan menggali budaya-budaya kearifan lokal yang ada di Desa Pemuteran dan di Kecamatan Gerokgak ini. Sinergi ini yang akan membuat Pemuteran betul-betul menjadi ikon Buleleng dan Bali,â jelas Sutjidra. Keunikan geografis Pemuteran, di mana gunung dan laut berdekatan, merupakan anugerah yang harus dikelola secara sinergis untuk menciptakan kekuatan daya tarik yang unik dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk implementasi nyata, festival tahun ini juga dimeriahkan dengan penanaman struktur gapura baru di bawah laut. Ikon ini diharapkan melengkapi daya tarik wisata selam yang sudah ada. âIni akan menjadi ikon baru bagi para penyelam dari seluruh dunia,â ucap Sutjidra. Penambahan atraksi bawah laut ini merupakan bagian dari upaya menciptakan destinasi yang berkualitas dan berdaya saing global.
Dalam kerangka pembangunan pariwisata kabupaten yang lebih luas, Bupati Sutjidra mengungkapkan strategi bertahap yang diterapkan. Fokus pengembangan di wilayah timur, tengah dan barat dengan masing-masing satu destinasi terlebih dahulu termasuk Pemuteran di wilayah barat.
"Supaya konsentrasi kami tidak terpecah. Tujuannya agar destinasi wisata yang dikembangkan benar-benar berkualitas,â ungkap dia. Sementara untuk wilayah barat Kabupaten Buleleng, program konservasi terumbu karang di kawasan Pemuteran akan tetap menjadi prioritas utama dan unggulan, mengingat prestasi dan pengakuan internasional yang telah diraih.
- Buleleng
- Destinasi Wisata
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Nelayan di Bontang Kembangkan Keramba Apung Jadi Destinasi Wisata
-
5 Tempat Wisata 'Wellness" di Bhutan, Pilihan Pas Jika Ingin Pulihkan Kesehatan Fisik maupun Mental
-
Nelayan Terhenti Melaut akibat Gelombang Tinggi
-
Bukan Operasi Yustisi, Cara Humanis Dukcapil DKI Sambut 7.911 Warga Baru
-
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan.
-
Stabilisasi Rupiah Perlu Sinergi
-
Pemkot Bandung Kejar target Pengolahan 600 Ton Sampah per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.