Jumlah Korban Tewas akibat Banjir dan Tanah Longsor Lebih dari 700 Jiwa

Rabu, 03 Des 2025, 14:03 WIB

JAKARTA – Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, Indonesia, meningkat menjadi 708 pada Selasa (02/12), kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Sementara itu, pihak berwenang bergegas memperbaiki infrastruktur dan mengirimkan bantuan ke daerah-daerah yang terputus.

BNPB dalam konferensi pers Selasa malam mengatakan 708 orang telah tewas sejak pekan lalu, angka yang lebih rendah dari 753 yang dilaporkan di situs web-nya pada hari sebelumnya. BNPB tidak memberikan alasan atas perbedaan tersebut.

Ket. Foto: Tim penyelamat berjalan di lumpur saat operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di daerah yang dilanda banjir bandang setelah hujan deras di Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, (2/12/2025). — Sumber: Reuter

Hampir 900 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor yang telah mendatangkan malapetaka di Indonesia, dan yang menyusul cuaca buruk dan mematikan selama berbulan-bulan di Asia Tenggara, termasuk topan beruntun yang melanda Filipina dan Vietnam dan menambah banjir yang sering dan berkepanjangan di tempat lain.

Para pakar lingkungan dan pejabat setempat mengatakan deforestasi di Sumatra telah menyebabkan jumlah korban jiwa yang tidak proporsional.

Badan Penanggulangan Bencana Indonesia mengatakan tim-tim memprioritaskan penyaluran bantuan melalui darat, laut, dan udara, membersihkan jalan yang terblokir, dan memperbaiki infrastruktur yang rusak.

"Kami berharap dapat mempercepat distribusi logistik," kata juru bicara Abdul Muhari.

  • Banjir dan Tanah Longsor

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.