Russia Sebut Krisis Timur Tengah Ikut Menekan Ekonomi Global

Kamis, 11 Jun 2026, 22:33 WIB

ISTANBUL - Russia pada Kamis (11/6) menyatakan, meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah akibat baku serang terbaru antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi mengancam perekonomian global secara keseluruhan.

Moskow juga kembali menyerukan agar semua pihak kembali menempuh jalur perundingan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Susannah Ireland/Getty Images

“Putaran terbaru peningkatan ketegangan ini, sarat dengan konsekuensi negatif baru dan tambahan, baik bagi situasi di kawasan maupun bagi perekonomian internasional secara keseluruhan,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan dalam suatu konferensi pers.

Peskov mendesak seluruh pihak untuk menahan diri dan kembali ke meja perundingan guna meredakan situasi.

Pertukaran serangan antara Amerika Serikat dan Iran berlanjut untuk hari kedua berturut-turut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa Washington akan melancarkan serangan tambahan apabila Teheran tidak segera menerima kesepakatan damai.

Dalam sebuah pernyataan, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut pasukan AS menyerang sejumlah target militer di Iran sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.

CENTCOM menyatakan serangan tersebut merupakan tindakan “membela diri” setelah sebuah helikopter militer Amerika ditembak jatuh di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa Iran telah terlalu lama menunda proses perundingan dan harus menanggung konsekuensinya.

Perundingan yang berlangsung sejak tercapainya gencatan senjata pada April lalu, membuka kembali Selat Hormuz yang penutupannya telah menghambat ekspor minyak dan gas, serta mencapai kesepakatan mengenai status program nuklir Iran.

Perundingan yang dimediasi oleh Pakistan itu, berfokus pada upaya mengakhiri secara permanen perang yang dimulai pada 28 Februari,

Pada Rabu (10/6), Kementerian Luar Negeri Russia menyatakan pihaknya “sangat prihatin” terhadap meningkatnya ketegangan itu dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri serta segera menghentikan serangan.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

Daftar Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Sementara Pascagempa NTT

Hotel Ciputra Jakarta Gelar Wedding Open House 2026, Gandeng 30+ Vendor

Pemkot Bandung Dorong Ruang Terbuka Hijau Berkualitas dan Jaga Mata Air

Chris John Rambah Dunia Animasi di Film Dragon's Dojo, Perankan Karakter Nama Sendiri

Polisi Tangkap Mahasiswa Bugil yang Mabuk dan Aniaya Pengendara di Lenteng Agung

Wali Kota Bandung Pamerkan Kekuatan Musik Melalui Konser Merah Putih 2026 Swara Merdeka

AS Monaco Resmi Putus Kontrak Paul Pogba Usai Didera Cedera Panjang

OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens, Dilengkapi Mode Belajar Khusus

Pemkab Kulon Progo Rencanakan Perluasan RSUD Nyi Ageng Serang

Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi

Ekonomi Terpuruk Akibat Gempa, Kolombia Langsung Lobi AS Minta Penangguhan Tarif Dagang

Pemprov DKI dan PAM Jaya Kejar Target 100 Persen Air Bersih pada 2029

Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon

Kelurahan Sukamiskin di Bandung Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Gubernur Pramono Anung Pastikan Beasiswa LPDP Jakarta Jalan dan Sekolah Dibenahi

AS Akhirnya Luluh dan Tunda Tarif 50 Persen terhadap Kanada

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.