- Home
-
- Luar Negeri
-
- Profesi Petani di Jepang M...
Profesi Petani di Jepang Makin Langka
Selasa, 02 Des 2025, 18:48 WIBTOKYO - Jumlah petani wiraswasta di Jepang catat penurunan terbesar dalam sejarah. Data ini menyoroti kontraksi berkelanjutan di sektor yang vital bagi ketahanan pangan negara, yang sebagian besar dipicu oleh populasi yang menua, lapor Japan Today.
Penurunan jumlah petani dalam sensus terbaru mencerminkan kurangnya individu yang menekuni profesi ini, terutama di kalangan generasi muda, sehingga memperdalam kekhawatiran tentang peningkatan jumlah lahan pertanian yang terbengkalai, kata laporan itu.
Jumlah entitas usaha pertanian, termasuk korporasi, turun 23 persen menjadi 828.000 dari survei sebelumnya, menandai penurunan terbesar sejak data komparatif tersedia pada 2005, ungkap sensus tersebut. Ant/Xinhua
- japanese yen
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Aksi Kriminal Marak di Jakbar, Pemprov DKI Diminta Lakukan Antisipasi
-
Menkomdigi: Tidak Ada Transfer Data Penduduk Indonesia ke AS
-
UE Dukung Armenia jadi Anggota Blok
-
Olah Sampah Organik, Pemkot Jaksel Ajukan Anggaran Rp16 Miliar
-
Pemerintah Kabupaten Jepara Mudahkan Pembayaran Pajak Hotel dan Kos dengan QRIS
-
Paguyuban Sosial Marga Tiongjoa Indonesia Singkawang Perkuat Sinergi Bangun Kesetaraan Sosial
-
Tembus 131 Ribu Orang, Bandara Soetta Mendadak Dipadati Penumpang Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus, Ada Apa?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.