Harta Karun Energi? Indonesia Simpan 108 Cekungan Migas Menanti Dieksplorasi

Selasa, 02 Des 2025, 18:00 WIB

BANDUNG – Eksplorasi potensi cekungan migas di tanah air menjadi krusial untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah penurunan produksi lapangan-lapangan tua.

Dengan masih besarnya area yang belum tergarap, kegiatan eksplorasi membuka peluang menemukan cadangan baru yang dapat mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat neraca energi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sejumlah pekerja menglakukan aktivitas pengeboran sumur minyak. — Sumber: ANTARA/ HO-Pertamina

Selain memperluas basis pasokan, eksplorasi juga memicu aliran investasi, transfer teknologi, dan penciptaan lapangan kerja di daerah.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kepastian regulasi, insentif fiskal yang kompetitif, serta percepatan perizinan agar risiko dan biaya eksplorasi dapat ditekan dan menarik bagi investor global.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi eksplorasi sumber daya minyak dan gas (migas) yang besar dengan 108 cekungan sedimen yang belum tersentuh kegiatan eksplorasi.

Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Edy Slameto menyampaikan dari 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi, hanya 20 cekungan migas yang telah dikembangkan, 108 sisanya merupakan area yang belum dilakukan eksplorasi.

“Tidak semuanya mengandung migas, tetapi jika 20 hingga 30 persen saja memiliki potensi, itu sudah sangat besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional,” kata Edy di Bandung, Selasa (2/12).

Edy menjelaskan bahwa Badan Geologi telah menyusun peringkat terhadap 108 cekungan tersebut berdasarkan berbagai parameter yang mencerminkan potensi kekayaan sumber daya migas.

Cekungan dengan peluang lebih tinggi menjadi prioritas pengerjaan survei data geologi, sementara cekungan dengan potensi rendah akan menunggu sesuai skala prioritas.

“Mengingat keterbatasan anggaran, kami bergerak untuk melakukan eksplorasi berdasarkan skala prioritas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan program Presiden Prabowo mengenai ketahanan energi, di mana eksplorasi masif pada cekungan-cekungan sedimen menjadi kunci untuk meningkatkan peluang penemuan sumber daya migas baru.

Dengan semakin banyak data geologi yang disediakan pemerintah, minat investor diharapkan meningkat sehingga kegiatan eksplorasi dapat berlangsung lebih cepat.

Edy menyebut bahwa fokus prioritas eksplorasi saat ini diarahkan ke kawasan Indonesia Timur yang dinilai memiliki risiko geologi yang masih tinggi sehingga pelaku usaha belum banyak melakukan investasi.

“Karena wilayah Indonesia Barat sudah relatif padat eksplorasi, pemerintah menggeser fokus ke Indonesia Timur. Dengan intervensi pemerintah berupa data geologi ini diharapkan lebih banyak perusahaan tertarik untuk berinvestasi di wilayah timur,” katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.