Bupati Berau Ajak Warga Jaga Mangrove demi Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 02 Des 2025, 19:20 WIB

BERAU - Bupati Berau, Kalimantan Timur, Sri Juniarsih Mas mengajak warga pesisir meningkatkan kepedulian terhadap ekosistem mangrove, yang menjadi benteng alami sekaligus sumber penghidupan masyarakat. 

Dengan luas mencapai 80 ribu hektare, mangrove Berau disebut memiliki peran penting dalam perlindungan lingkungan dan ekonomi berkelanjutan, termasuk melalui manfaat dana karbon.

Ket. Foto: Bupati Berau saat syukuran dan lomba perahu dalam rangka HUT ke-74 Kampung Buyung-Buyung, Senin (1/12). — Sumber: ANTARA/HO-Prokopim Berau

Perlindungan mangrove menjadi penekanan karena berbagai alasan, seperti untuk melindungi gempuran ombak, membantu menurunkan pemanasan global, serta perlindungan kepada ikan, udang, maupun kepiting yang merupakan satu kesatuan dari ekosistem mangrove.

"Mari sama-sama kita menjaga laut dan mangrove, karena ekosistem mangrove merupakan sumber penghidupan masyarakat, sehingga kekayaan ini harus dirawat dan dilestarikan," ujar Sri Juniarsih di Berau, Selasa.

Ekosistem mangrove sebagai benteng alami, katanya, mampu menjadi perlindungan bagi daerah pemukiman terhadap bencana, bahkan bisa menjadi sumber pendapatan melalui skema dana karbon, salah satunya Kampung Buyung-Buyung yang menjadi salah satu kampung penerima dana karbon Rp349 juta tahun ini.

Kabupaten Berau memiliki kawasan mangrove 80 ribu hektare (ha), terluas di Kalimantan Timur yang mencapai 240 ribu ha. Sementara Indonesia memiliki kawasan mangrove sekitar 3,1 juta ha atau 22,6 persen dari luas mangrove di dunia.

Sedangkan sebaran mangrove di sejumlah kampung di Berau antara lain Kampung Pegat Batumbuk seluas 700 ha, Tanjung Batu 18 ha, Buyung-Buyung 28 ha, Tabalar Muara 97 ha, Gurimbang 26 ha, Pilanjau 100 ha, dan Kampung Pantai Harapan seluas 23 ha.

Sehari sebelumnya, saat membuka syukuran dalam rangka HUT ke-74 Kampung Buyung-Buyung pada Senin (1/12), ia juga mengatakan bahwa Buyung-Buyung dengan potensi mangrove yang luas dan indah, merupakan sumber daya yang mampu menyejahterakan masyarakat, sehingga mangrove harus dilestarikan.

Sebagai kampung dengan status maju, Buyung-Buyung memiliki banyak potensi yang harus dimaksimalkan, mulai dari swasembada beras, sumber daya laut, hingga sektor wisata karena dukungan keindahan alam dan hamparan mangrove.

"Penting bagi kepala kampung terus meningkatkan SDM masyarakat untuk mendorong produktivitas pertanian dalam arti luas. Hasil laut yang melimpah adalah peluang besar bagi masyarakat, sementara pemerintah siap mendukung pemasaran produk agar dapat masuk ke pasar lebih luas," ujarnya.

  • mangrove
  • bupati berau
  • jaga lingkungan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.