Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia
Selasa, 25 Agu 2026, 00:16 WIBTIANJIN â Thailand menghentikan tren kemenangan timnas voli putri Indonesia pada AVC Womenâs Continental 2026. Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand 0-3 (16-25, 18-25, 15-25) pada pertandingan kedua Pool B di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin (24/8).
Kekalahan tersebut membuat tim asuhan Marcos Sugiyama mengoleksi satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua pertandingan.
Hasil ini menjadi kekalahan perdana Indonesia pada turnamen tersebut. Sebelumnya, Garuda Pertiwi membuka persaingan dengan kemenangan 3-0 atas Kazakstan, masing-masing dengan skor 25-22, 25-22, 25-23, Sabtu (22/8).
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh mengakui Thailand memperlihatkan kualitas sebagai salah satu tim dengan level dan peringkat lebih tinggi di kawasan Asia. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi pengalaman penting bagi skuad Indonesia.
âThailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami,â kata Luciana.
Meski gagal meraih kemenangan, Luciana melihat ada kemajuan dalam permainan Garuda Pertiwi. Ia menyoroti berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibandingkan dengan laga sebelumnya.
âMeski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya,â ujarnya.
Indonesia juga dinilai berusaha menandingi permainan Thailand dari sisi intensitas, pertahanan, hingga keberanian melakukan serangan. Para pemain tetap berupaya menjalankan pola permainan yang telah disiapkan meski terus berada dalam tekanan lawan.
âMereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang,â kata Luciana.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menurunkan sejumlah pemain andalan, antara lain Chelsa Berliana, Arneta Putri, Miradanti Namira, Arsela Nuari Purnama, Medi Yoku, dan Ersandrina Devega. Namun, Thailand mampu mengambil kendali permainan dan menyulitkan Indonesia mengembangkan serangan.
Tekanan Thailand sudah terasa sejak set pembuka. Indonesia berusaha menjaga persaingan angka, tetapi permainan lawan membuat Garuda Pertiwi tertinggal dan akhirnya kehilangan set pertama 16-25.
Perlawanan Indonesia meningkat pada set kedua. Garuda Pertiwi sempat berusaha menjaga jarak perolehan poin, tetapi konsistensi Thailand kembali menjadi pembeda. Indonesia pun kehilangan set kedua dengan skor 18-25.
Thailand tidak mengendurkan tekanan pada set ketiga. Indonesia semakin kesulitan menemukan ritme permainan dan tertinggal dalam perolehan angka sebelum menyerah 15-25.
Luciana mengatakan pengalaman menghadapi Thailand akan menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia sebelum menjalani pertandingan selanjutnya. Perbaikan terutama diperlukan agar para pemain dapat tampil lebih konsisten dan efektif memanfaatkan peluang.
âEvaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026,â ujarnya.
Indonesia akan menutup pertandingan Pool B dengan menghadapi Australia pada Rabu (26/8).
- PBVSI
- timnas voli putri indonesia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tersangka Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo dan Tifa Digelandang ke Polda Metro
-
Menhan Minta Anggota Komcad ASN Beri Pelayanan Terbaik untuk Rakyat
-
Musim Kemarau Datang, Polres Bangka Barat Ajak Warga Cegah Karhutla
-
Tim SAR Maladewa Temukan Lokasi Jasad Empat Penyelam Italia yang Hilang Dalam Gua Bawah Laut
-
Bikin Geleng Kepala! WFH ASN Bulungan Mendadak Dicabut Usai Bupati Syarwani Ungkap Hal Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.