- Home
-
- Megapolitan
-
- Banjir Mengancam! Pemkot T...
Banjir Mengancam! Pemkot Tangerang Kerahkan Semua Kekuatan: Aplikasi SI PANTAU hingga Kolam Retensi Baru
Selasa, 02 Des 2025, 19:50 WIBTANGERANG -Â Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang akhir tahun dengan mempercepat pembangunan kolam retensi, turap pengendali air, serta mengaktifkan sistem peringatan dini berbasis aplikasi.
Upaya mitigasi ini dilakukan untuk memastikan kawasan rawan banjir tetap aman saat puncak musim hujan tiba.
"Sesuai imbauan dari pemerintah pusat, kita langsung respons dengan langkah konkret untuk memastikan kota tetap siap menghadapi berbagai potensi bencana," kata Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Selasa.
Ia pun telah memerintahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Herman selaku ketua tim anggaran pemerintah daerah untuk segera membahas dan menindaklanjuti langkah-langkah yang perlu dilakukan termasuk terkait anggaran.
Berbagai upaya mitigasi, katanya, juga terus diperkuat mulai dari penanganan darurat hingga pengawasan daerah rawan banjir, khususnya di kawasan aliran sungai.
âKita terus melakukan tanggap darurat dan mitigasi bencana. Saya mengajak semua lapisan masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan banjir untuk peduli bersama,â kata Sachrudin.
Wali kota juga menekankan pentingnya peran masyarakat, relawan, dan teknologi dalam memperkuat kesiapsiagaan bersama. Pemkot Tangerang telah menyiapkan sistem peringatan dini berbasis aplikasi agar warga dapat menerima informasi secara cepat dan tepat.
âKita sudah punya aplikasi SI PANTAU yang memberikan informasi dan sirine peringatan dini melalui handphone jika banjir berpotensi terjadi,â kata Wali Kota Sachrudin.
Sementara itu di Kecamatan Batuceper saat ini sedang dilakukan percepatan pembangunan kolam retensi yang berada di Kelurahan Porisgaga Baru.
Camat Batuceper Achsin Ghufron Falfeli menuturkan pembangunan kolam retensi tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengantisipasi permasalahan banjir di tengah kawasan pemukiman.
âKami terus melakukan monitoring proyek pembangunan yang sedang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyangkut kolam retensi dan turap di Porisgaga Baru. Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi puncak musim penghujan pada akhir tahun,â ujarnya.
Pemkot Tangerang memproyeksikan pembangunan turap untuk memperkuat sistem pengendali banjir di saluran air yang menghubungkan saluran irigasi Sipon dan saluran air di Jalan Benteng Betawi Batuceper sampai Tanah Tinggi.
âKami memastikan proses pembangunan akan berjalan sesuai dengan target jangka waktu yang ditentukan sehingga bisa segera dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan banjir di kawasan tersebut,â ujarnya.
- kota tangerang
- pemkot tangerang
- antisipasi banjir
- aplikasi si pantau
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Bukan Sekedar Ngopi Cantik, Festival Kopi Toraja Utara: Ajang ‘Show Up’ UMKM di Pasar Nusantara
-
Nandur Srawung #12 Ajak Publik “Eling” Lewat Seni Rupa
-
Unik dan Langka, Ada Sekolah Juara Program Peduli Inflasi
-
Pemkot Tangerang Targetkan Renovasi 1.000 Rumah Tak Layak Huni pada 2026
-
Takluk di Laga Perdana Liga Inggris, Amorim Tetap Bangga dengan Penampilan Skuad Manchester United
-
Satgas Yonif 521/DY Dorong Ketahanan Pangan di Napua Jayawijaya
-
BGN Minta SPPG Perbaiki Pola Masak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.