Bocoran Panas! Bos BEI Beberkan Agenda Strategis Bareng Danantara

Senin, 01 Des 2025, 21:05 WIB

JAKARTA – Kolaborasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Danantara Indonesia mencerminkan upaya strategis untuk memperdalam pasar keuangan nasional melalui inovasi produk dan perluasan akses investasi.

Sinergi ini membuka peluang pembentukan instrumen baru—seperti indeks tematik Danantara dan pengembangan ETF yang dapat menembus pasar global—sehingga memperluas sumber pendanaan bagi proyek-proyek strategis dan meningkatkan daya tarik investasi Indonesia.

Ket. Foto: Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). — Sumber: Istimewa.

Kerja sama tersebut juga memperkuat integrasi ekosistem pasar modal dengan pengelolaan dana jangka panjang, sekaligus mendorong transparansi, likuiditas, dan diversifikasi instrumen bagi investor domestik maupun internasional.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkapkan berbagai rencana yang disiapkan dari hasil pertemuan dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

Dalam pertemuan itu, BEI menawarkan berbagai inovasi produk berkaitan dengan Danantara Indonesia, di antaranya potensi pembentukan indeks Danantara dan perluasan jangkauan Exchange Trade Fund (ETF) ke pasar global.

“Kita tawarin beberapa produk ke Danantara termasuk salah satunya indeks. Tapi beberapa produk, itu hanya salah satu yang lagi didiskusikan oleh Danantara. Termasuk juga kita lagi coba tawarkan ETF, underlying-nya saham-saham kita itu listing di Bursa lain. Tapi underlying-nya saham-saham kita,” ujar Iman dalam wawancara cegat di Gedung BEI, Jakarta, Senin (1/12).

Iman mengatakan perluasan jangkauan produk ETF tersebut ditargetkan dapat di listing di Bursa kawasan Asia Tenggara (ASEAN) hingga kawasan Asia.

Sementara itu, terkait potensi pembentukan indeks Danantara, Ia menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap kajian.

“Ini belum sampai detail, baru kita tawarkan pakai nama Danantara,” ujar Iman.

Sebagaimana diketahui, BEI melalui indeks IDXBUMN20 menyediakan tolok ukur penting bagi investor untuk memantau kinerja saham-saham BUMN paling likuid dan berkapitalisasi besar.

Dengan evaluasi mayor setiap Januari dan Juli, indeks ini memastikan bahwa komponen sahamnya selalu mencerminkan kondisi pasar terbaru dan kualitas fundamental emiten BUMN.

Kehadiran IDXBUMN20 tidak hanya memperkuat transparansi dan efisiensi pasar, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk menarik minat investor terhadap sektor BUMN yang berperan signifikan dalam perekonomian nasional.

Sebelumnya, melalui postingan akun instagram @rosanroeslani, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Danantara dan BEI berkolaborasi mendorong inovasi di pasar modal Indonesia, melalui potensi pembentukan indeks Danantara dan perluasan jangkauan ETF ke pasar global.

“Inisiatif ini bertujuan meningkatkan benchmark investasi yang transparan, aksesibilitas investor, serta produk pasar modal Indonesia yang relevan dengan tren global,” ujar Rosan.

  • BEI
  • Danantara
  • Exchange Trade Fund (ETF)

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.