Wagub Rano Karno Ajak Anak Muda Ikut Rawat Ruang Publik Lewat: Jaga Jakarta Penuh Warna

Minggu, 30 Nov 2025, 14:30 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meramaikan kegiatan bincang santai "Chit-Chat" yang menjadi bagian dari rangkaian Jaga Jakarta Penuh Warna dan perayaan HUT ke-58 KADIN Jakarta, di kawasan Bundaran HI, Minggu (30/11). Acara yang berlangsung saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) itu menarik perhatian ribuan warga yang berkumpul menikmati suasana pagi ibu kota.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie dan Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin bersama dua wakilnya, Wibi Andrino dan Rani Mauliani. Hadir pula Ketua KADIN Jakarta Diana Dewi serta jajaran Pemprov DKI Jakarta yang ikut membaur bersama warga dalam suasana santai.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Dalam sambutannya, Rano menekankan bahwa Jaga Jakarta Penuh Warna bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan ruang pertemuan yang menyatukan warga dari berbagai latar belakang. Ia menyebut kegiatan ini sebagai cerminan karakter Jakarta yang dinamis, kreatif, dan selalu menghadirkan energi baru dari warganya.

"Ini bukan sekadar agenda bulanan. Kegiatan ini mencerminkan jati diri warga Jakarta yang beragam, energik, dan penuh kreasi," ujarnya. "Hari ini kita tidak hanya mengikuti Fun Walk dari Balai Kota ke Bundaran HI, tetapi berjalan dalam satu irama untuk merayakan keberagaman budaya, komunitas, UMKM, hingga kreativitas anak muda."

Rano mengatakan antusiasme ribuan warga yang memenuhi kawasan Bundaran HI menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan kota. Ia menyebut energi kolektif tersebut sebagai kekuatan yang membuat Jakarta terus bergerak dan berkembang di tengah dinamika zaman yang cepat berubah.

Melalui momen itu, ia kembali mengajak anak muda Jakarta untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kreativitas kota. Menurutnya, keberanian, kepedulian, dan ide-ide segar dari generasi muda adalah bahan bakar yang dibutuhkan agar Jakarta dapat bersaing sebagai kota global yang inovatif.

"Kepada anak-anak muda Jakarta, teruslah berkarya dan peduli terhadap sesama," katanya. "Masa depan Jakarta yang inklusif dan penuh warna hanya dapat terwujud jika kalian turut merangkai arah perjalanan kota ini, dan upaya ini kami dukung melalui pelatihan keterampilan dan kolaborasi bersama mitra strategis seperti KADIN."

Rangkaian kegiatan dalam agenda ini juga membuka ruang kolaborasi yang cukup luas bagi warga. Mulai dari panggung musik dan tari, pameran UMKM, donor darah, hingga pelatihan peningkatan keterampilan ekonomi masyarakat, semuanya dirancang untuk memberi manfaat langsung bagi warga sekaligus memperkuat jejaring antarkomunitas.

Menurut Rano, keragaman Jakarta bukan hanya terlihat dari budaya dan aktivitas warganya, melainkan dari kepedulian sosial yang tumbuh di ruang-ruang publik. Keterlibatan PMI, Karang Taruna, UMKM, komunitas kreatif, hingga pengamen jalanan dalam acara tersebut disebutnya sebagai contoh nyata semangat gotong royong yang masih kuat di ibu kota.

"Mari kita jaga sikap saling menghargai dalam keberagaman dan memanfaatkan ruang publik dengan tertib,” pungkasnya. “Jakarta adalah kota penuh warna, dari seni, budaya Betawi, komunitas, hingga pelaku usaha, dan selama kita saling menghormati, Jakarta akan terus menjadi rumah yang membanggakan bagi semua."

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.