BMKG Minta Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi
Senin, 27 Jul 2026, 14:16 WIBJAKARTA - BMKG memperluas, cakupan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Selasa (28/7). Jumlah provinsi yang masuk kategori Waspada, meningkat dari tujuh wilayah pada hari sebelumnya menjadi 13 provinsi.
Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca BMKG, tidak ada wilayah yang berstatus Siaga maupun Awas untuk periode 27-28 Juli 2026. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Pada Senin, 27 Juli 2026, sebanyak tujuh provinsi yang berstatus Waspada. Ketujuh provinsi ini, meliputi wilayah:
- Sumatra Utara,
- Sumatra Barat,
- Kepulauan Riau,
- Kepulauan Bangka Belitung,
- Jawa Timur,
- Sulawesi Tengah,
- Papua Pegunungan.
Sehari kemudian, BMKG mengungkapkan, jumlah tersebut bertambah menjadi 13 provinsi.
Wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada Selasa, 28 Juli 2026, yaitu:
- Aceh,
- Sumatra Utara,
- Sumatra Barat,
- Riau,
- Kepulauan Riau,
- Kepulauan Bangka Belitung,
- Jawa Timur,
- Kalimantan Timur,
- Kalimantan Utara,
- Sulawesi Tengah,
- Sulawesi Selatan,
- Papua Tengah,
- Papua Pegunungan.
Penambahan wilayah tersebut menunjukkan potensi hujan mulai meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Provinsi yang baru masuk dalam daftar peringatan, Aceh, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah.
Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang. Pada 28 Juli 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
- Banten,
- Jawa Barat,
- Jawa Tengah,
- Jawa Timur,
- Kepulauan Bangka Belitung,
- Kalimantan Selatan,
- Maluku,
- Maluku Utara,
- Nusa Tenggara Barat,
- Nusa Tenggara Timur,
- Sulawesi Selatan,
- Sulawesi Utara.
Sementara itu, Jawa Timur dan Kepulauan Bangka Belitung menjadi daerah yang konsisten masuk dalam daftar peringatan selama dua hari berturut-turut. Kepulauan Bangka Belitung, bahkan berpotensi mengalami kombinasi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang pada periode tersebut.
Meski status cuaca masih berada pada level Waspada, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi risikonya. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tetap berpotensi menyebabkan banjir, genangan air, tanah longsor, hingga pohon tumbang di wilayah yang rentan.
BMKG mengimbau, masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca melalui kanal resmi lembaga tersebut. Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, diminta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini guna mengurangi dampak yang mungkin terjadi.
Dengan meluasnya wilayah yang berpotensi diguyur hujan pada 28 Juli 2026, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas. Pembaruan informasi cuaca secara berkala menjadi langkah penting untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu. ils/I-1
- Bencana Hidrometeorologi
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Danantara Terbitkan Obligasi Dolar Perdana, Bidik Dana hingga US$1 Miliar
-
Tak Bisa Terus Bergantung Impor, Celios Dorong Penguatan Stok Kedelai Nasional
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
Pemkab Serang Lestarikan Budaya Lokal Lewat Gelaran Mancak Festival
-
Gudang Buku Keliling HUT Kota Kediri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.