AFDS Tampilkan 3 Desainer Haute Couture di BRI JF3 Fashion Festival 2026
Senin, 27 Jul 2026, 15:05 WIBJAKARTA - AFDS kembali ambil bagian dalam BRI JF3 Fashion Festival 2026 dengan menghadirkan pertunjukan bertajuk "Elysian Currents: Sebuah Fantasi Asia Tenggara dalam Gaya Couture". Peragaan busana ini mengangkat perpaduan warisan budaya Asia Tenggara, fantasi, dan estetika futuristik melalui karya tiga perancang yang berasal dari kawasan tersebut.
Mengusung konsep pertunjukan imersif, AFDS menghadirkan pengalaman visual yang membawa penonton menyusuri beragam narasi kreatif di atas catwalk. Setiap koleksi menampilkan karakter berbeda, namun tetap terhubung dalam satu perjalanan sinematik yang menonjolkan kekayaan kreativitas dan identitas mode Asia Tenggara.
Peragaan dibuka oleh desainer asal Laos, Thoulany Chanthalangsy, yang memperkenalkan koleksi dengan interpretasi baru terhadap motif-motif tradisional Laos. Melalui perpaduan keterampilan kriya, teknik tailoring modern, dan sentuhan budaya yang elegan, koleksi tersebut menampilkan identitas Laos dalam pendekatan yang relevan dengan perkembangan mode global.Â
Suasana kemudian bergeser saat Indra Murak menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari hutan ajaib, kisah fantasi, dan dunia penuh imajinasi. Siluet lembut, tekstur yang dramatis, serta detail artistik membentuk presentasi haute couture yang menggambarkan dunia penuh mimpi dan kreativitas tanpa batas.
Penampilan ditutup oleh Erjohn Dela Serna melalui koleksi Liquid Reverie yang mengeksplorasi unsur air, pantulan cahaya, dan gerakan yang mengalir. Koleksi tersebut menampilkan gaun-gaun berstruktur dengan dominasi warna biru tengah malam, perak, lavender, hijau zaitun, dan merah muda pucat sebagai representasi keanggunan sekaligus kekuatan perempuan modern.
Ketiga koleksi tersebut dipadukan dalam satu narasi besar yang merayakan keberagaman budaya Asia Tenggara melalui pendekatan haute couture. AFDS memanfaatkan inovasi desain, keahlian artistik, dan storytelling sebagai fondasi untuk menghadirkan karya yang memadukan nilai tradisi dengan visi masa depan industri mode kawasan.Â
Melalui tema Elysian Currents, AFDS menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pusat kreativitas fesyen dunia. Pertunjukan ini menjadi gambaran bagaimana warisan budaya dapat terus berkembang melalui interpretasi baru tanpa kehilangan identitas yang menjadi akar penciptaannya.Â
BRI JF3 Fashion Festival sendiri merupakan inisiatif Summarecon yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, festival ini terus menjadi ruang bagi desainer lokal maupun regional untuk memperkenalkan karya inovatif kepada publik dan pelaku industri mode.
- event
- Fashion
- Industri Fashion
- Jakarta Food and Fashion Festival (JF3)
- industri modest fesyen
- Fashion Indonesia
- JF3 Fashion Festival 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Polres Puncak Selidiki Kebakaran Kantor BPBD
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Jalan Akses Karawang Mulai Direkonstruksi
-
Mentan Sebut Kemandirian Pangan Lindungi Rakyat dari Gejolak Global
-
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact, Perkuat Solusi Digital untuk Industri
-
Bukan Karena Miskin, Ternyata Ini Penyebab Utama Stunting Anak Melonjak di Sampang
-
Kementerian PU Tangani Rumah Ibadah Terdampak Gempa NTT
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.