Rumah Sakit UI Peringkat 62 Dunia RS Akademik Terbaik Global
📅 Minggu, 30 Nov 2025, 06:35 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
DEPOK - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) kembali mencatatkan sejarah bagi dunia kesehatan dan akademik Indonesia, dimana laporan terbaru World’s Top 100 Academic Medical Centre (AMC) Hospitals 2025 menempatkan RSUI di peringkat 62 dunia.
Kenaikan signifikan ini menegaskan percepatan transformasi ekosistem kesehatan akademik UI di bawah kepemimpinan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah.
“Dalam beberapa tahun terakhir, UI mengambil langkah strategis untuk memperkuat riset, memperluas kolaborasi internasional, dan mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam layanan dan pendidikan kedokterannya. Capaian ini berkat sinergi semua pihak,” ujar Prof. Heri melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11).
Capaian ini merupakan sebuah lompatan luar biasa mengingat tahun sebelumnya rumah sakit ini berada di posisi 153 dunia.
Dengan peningkatan 91 peringkat, RSUI kini berada di barisan institusi medis akademik paling bergengsi sejagat, sejajar dengan pusat-pusat kesehatan ternama seperti Royal Infirmary of Edinburgh, University Hospital Heidelberg, hingga King Fahad Medical City di Riyadh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Capaian RSUI sebagai bukti nyata bahwa UI bergerak pada jalur yang benar. Jalur percepatan kelas dunia yang selama ini didesain dan dikawal secara konsisten.
Dijelaskan Prof. Heri, pengakuan global ini mencerminkan reputasi UI yang kian diperhitungkan dalam ranah kesehatan internasional.
“RSUI adalah simbol dari transformasi UI. Kenaikan 91 peringkat ini menunjukkan bahwa dunia kini melihat kualitas riset, layanan kesehatan, dan kekuatan akademik yang sedang kita bangun,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah kompetisi global yang sangat ketat, di mana Johns Hopkins kembali menempati posisi terkuat dunia menggeser Mayo Clinic, kehadiran RSUI di peringkat 62 menjadi pencapaian monumental bagi Indonesia.
Merujuk pada laporan Brand Finance yang dirilis tahun ini, lembaga-lembaga medis terdepan dunia berlomba dalam inovasi.
Johns Hopkins, misalnya, menonjol lewat terobosan rekayasa sistem imun untuk mencegah penyebaran sel kanker serta investasi besar-besaran pada data science dan kecerdasan buatan.
Adapun RSUI muncul sebagai salah satu rumah sakit akademik yang paling progresif di kawasan Asia. RSUI fokus dalam penguatan riset klinis, modernisasi layanan berbasis teknologi, serta peningkatan standar keselamatan pasien.
Kombinasi ini turut memperkuat posisi UI sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan di tingkat global.
Prof. Heri menilai bahwa momentum ini harus menjadi bahan bakar baru untuk mempercepat program strategis UI, baik dalam kesehatan, riset, maupun kolaborasi global. Ia menyebut pencapaian RSUI sebagai “tonggak sejarah” yang menegaskan keberadaan UI bukan hanya dalam peta akademik Indonesia, tetapi juga dalam ekosistem ilmiah dunia yang semakin kompetitif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!