Pemkot Bandung Beri Tablet Tambah Darah Gratis untuk Atasi Anemia Remaja Putri
Sabtu, 29 Nov 2025, 19:05 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengingatkan para remaja putri untuk mencegah anemia.
Perlu diketahui, anemia adalah kondisi tubuh di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari batas normal.
Gejala yang sering dialami di antaranya, lemas, letih, lesu, mudah lelah, dan pucat.
âSebanyak 40 persen gadis remaja di Kota Bandung mengalami anemia, terindikasi ketika pertama kali menstruasi. Karena itu kita jalankan program Tablet Tambah Darah (TTD) khusus remaja putri,â ungkap dia.
Hal itu ia sampaikan pada kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Jumat (28/11).
Wali Kota Farhan menekankan pentingnya pencegahan anemia sejak dini. Oleh karenanya, Pemkot Bandung melaksanakan pemberian obat penambah darah kepada remaja putri.
âKalau dari remaja sudah anemia lalu berlanjut sampai dewasa dan hamil, itu bisa menyebabkan kehamilan berisiko tinggi. Bahkan bisa memicu stunting,â ujar dia.
Wali Kota Farhan mengungkapkan, peningkatan produktivitas menjadi kunci agar Kota Bandung semakin maju dan sejahtera. Pasalnya, menurut Wali Kota Farhan, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung saat ini sudah melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga dibutuhkan produktivitas yang baik untuk lebih menggeliat lagi berbagai sektor di kota Bandung.
âPertumbuhan ekonomi kita sekarang tinggi. Kalau ini bisa kita jaga, Bandung akan makin sejahtera. Kota yang sejahtera pasti membutuhkan banyak tenaga kerja,â ujar Wali Kota Farhan.
Ia mengingatkan, perkembangan Kota Bandung yang pesat akan menarik lebih banyak pendatang.
"Orang dari berbagai daerah akan terus datang ke Bandung. Kita semua harus siap menghadapi persaingan produktivitas,â kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Arus Balik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Api Lampaui 140 Persen Selama Empat Hari Beruntun
-
Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April
-
Direktur Timnas Mesir Peringatkan Salah: Jangan Pindah ke MLS
-
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN
-
Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.