Kota Bandung dan Kotawaringin Timur Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
Selasa, 16 Jun 2026, 06:45 WIBKota Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, resmi menjalin kerja sama strategis yang berfokus pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), hingga digitalisasi layanan publik.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan kerja sama antardaerah merupakan langkah penting untuk memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
"Pada kesempatan sekarang ini, kita bersama-sama mewujudkan sebuah kolaborasi antardaerah bersama saudara-saudara kita dari Kabupaten Kotawaringin Timur agar kolaborasi ini semakin kuat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," kata Farhan di Bandung, Senin (15/6).
Menurut dia, kemajuan daerah tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah.
Ia menilai Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat menjadi kekuatan pembangunan daerah.
âDi sisi lain, Kota Bandung juga memiliki sejumlah pengalaman dan inovasi yang dapat dibagikan, terutama dalam bidang transformasi digital, ekonomi kreatif dan tata kelola pemerintahan modern,â kata dia.
Farhan menjelaskan kerja sama yang disepakati mencakup sejumlah bidang strategis, di antaranya pengembangan perencanaan dan riset daerah, peningkatan PAD, pelayanan pendidikan, pelayanan terpadu satu pintu, hingga pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
"Kerja sama pemerintahan bersama sekda meliputi pengembangan perencanaan dan riset, pengembangan PAD, layanan pendidikan, hingga pelayanan terpadu satu pintu bersama DPMPTSP," ujarnya.
Menurut dia, fokus pada peningkatan PAD menjadi salah satu alasan utama ketertarikan Kabupaten Kotawaringin Timur menjalin kerja sama dengan Kota Bandung.
"Amanat pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, adalah setiap daerah harus mengejar PAD. Bidang-bidang tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah," katanya.
Ia meyakini digitalisasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus memperkuat potensi penerimaan daerah.
âDengan sistem yang semakin terintegrasi dan berbasis teknologi, berbagai layanan pemerintah dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien,â katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lobster Batam Tembus Singapura, Pasar Ekspor Makin Menggoda
-
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas
-
Warisan Lokal Naik Panggung, Tenun Bali Bidik Pasar Ekonomi Kreatif
-
Pemkot Siapkan Kesempatan Kerja bagi Mantan Karyawan Kebun Binatang Bandung
-
Barcelona Menggila! Feyenoord Dihajar 5-1 di Camp Nou
-
Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Diperiksa sebagai Saksi Kasus Suap Proyek.
-
Bukan Sekadar Kerja Sama! Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Benteng Hukum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.