Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara-negara ASEAN+3 Sepakat Perkuat Kerja Sama Regional

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 15:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara-negara ASEAN+3 Sepakat Perkuat Kerja Sama Regional Doc: ANTARA
Ket. Pejalan kaki melintas di depan sebuah baliho bergambar logo ASEAN serta sejumlah bendera anggota negara-negara ASEAN dan negara mitra wicara di Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (12/11/2011).

SEOUL - Para wakil menteri keuangan Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan ASEAN telah sepakat untuk memperkuat kerja sama regional guna mengatasi ketidakpastian dan menciptakan peluang pertumbuhan baru, menurut Kementerian Keuangan Korea Selatan, Jumat (28/11).

Konsensus tersebut dicapai dalam Pertemuan Deputi Keuangan dan Bank Sentral ASEAN+3, yang diselenggarakan di Hong Kong pada Rabu dan Kamis, menurut Kementerian Ekonomi dan Keuangan. Korea Selatan mengirimkan Wakil Menteri Keuangan Choi Ji-young sebagai kepala delegasinya.

Dalam pertemuan tersebut, organisasi-organisasi ekonomi besar, seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Pembangunan Asia (ADB), menilai bahwa meskipun ekonomi regional berkinerja lebih baik dari perkiraan awal, pertumbuhan jangka panjang diproyeksikan akan melambat.

Organisasi-organisasi tersebut juga menyebutkan risiko penurunan yang masih ada, termasuk proteksionisme global, kerentanan fiskal, volatilitas pasar keuangan, dan potensi penyesuaian investasi terkait kecerdasan buatan.

Negara-negara anggota sepakat dengan penilaian tersebut dan menekankan perlunya memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan keuangan untuk memitigasi ketidakpastian dan mendorong peluang pertumbuhan baru, ungkap kementerian.

Para pejabat juga menyoroti pentingnya langkah-langkah jangka pendek untuk menstabilkan pasar valuta asing dan keuangan, di samping reformasi struktural yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas jangka panjang.

Para peserta juga membahas cara-cara untuk lebih mengembangkan Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM), sebuah perjanjian pertukaran mata uang senilai US$240 miliar (hampir Rp4.000 triliun) yang dibentuk pada 2010 sebagai jaring pengaman keuangan regional.

Pertemuan tersebut berfokus pada restrukturisasi CMIM menjadi kerangka modal disetor, menurut kementerian.

Negara-negara anggota ASEAN terdiri dari Indonesia, Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste.

Timor Leste resmi menjadi anggota ASEAN pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.