Trump Sebut Hubungan Jepang dengan Tiongkok Baik-Baik Saja

Kamis, 27 Nov 2025, 01:10 WIB

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, Senin malam, dan menilai Jepang serta Tiongkok “baik-baik saja,” di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik kedua negara Asia itu.

Trump menyampaikan komentar publik pertamanya mengenai percakapan telepon tersebut saat berbicara kepada wartawan di Air Force One dalam perjalanan menuju Florida untuk libur Thanksgiving pada Selasa.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump dan PM Jepang, Sanae Takaichi. — Sumber: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP

Percakapan itu berlangsung setelah panggilan teleponnya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, di tengah naiknya tensi Tokyo–Beijing terkait Taiwan.

“Saya juga berbicara sangat baik dengan Presiden Xi dari Tiongkok dan saya pikir kawasan itu baik-baik saja,” kata Trump tanpa memberi rincian.

Takaichi mengatakan kepada wartawan di Tokyo bahwa Trump telah memberikan pengarahan mengenai pembicaraannya dengan Xi, namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Menurut pemerintah Tiongkok, Xi mengatakan kepada Trump bahwa kembalinya Taiwan ke Tiongkok adalah bagian integral dari tatanan internasional pascaperang.

Beijing menyebut Trump menegaskan pemahaman AS mengenai pentingnya isu tersebut bagi Tiongkok.

Percakapan telepon Trump dengan Xi serta Takaichi terjadi ketika Tiongkok bersikap keras terhadap Takaichi setelah pernyataannya pada 7 November yang menyebut serangan terhadap Taiwan dapat menjadi ancaman eksistensial bagi Jepang dan dapat memicu respons pasukan Bela Diri Jepang.

Trump tidak mengatakan apakah dia dan Xi membahas Taiwan, yang dianggap Tiongkok sebagai provinsinya yang membangkang dan harus dipersatukan kembali dengan daratan dengan menggunakan kekuatan jika diperlukan. Panggilan telepon tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Trump menyebut Takaichi sebagai perdana menteri Jepang yang “sangat cerdas” dan “sangat kuat" serta akan menjadi “pemimpin hebat”.

Namun dia tidak mengungkapkan isi pembicaraan mereka. Mengenai percakapannya dengan Xi, Trump mengatakan dia dan Xi membahas isu perdagangan dan rencana Tiongkok membeli lebih banyak produk pertanian AS.

“Saya bilang, ‘saya ingin Anda membeli lebih cepat. Saya ingin Anda membeli lebih banyak.’ Dan ia kurang lebih setuju,” katanya.

Pembelian Kedelai

Dalam pertemuan mereka di Korea Selatan pada akhir Oktober, Xi sepakat melanjutkan pembelian kedelai AS, namun pejabat Washington mengatakan prosesnya berjalan lebih lambat dari perkiraan awal.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, Rabu, menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab untuk memaksimalkan kepentingan Jepang dengan membangun hubungan yang baik dengan Tiongkok melalui dialog, di tengah memanasnya hubungan diplomatik kedua negara akibat pernyataannya tentang Taiwan.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.