Renovasi Pasar Baru Segera Dimulai, Gubernur Pramono Pastikan Tak Gunakan APBD

Minggu, 13 Jul 2025, 14:15 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan rencana revitalisasi kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat akan segera direalisasikan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam sambutannya pada acara Derap Kerja Sama Jakarta Award yang digelar di Balai Kota pada Jumat (11/7/2025), Pramono menegaskan bahwa dana untuk proyek ini telah tersedia berkat kerja sama strategis dengan pihak swasta.

"Bang Doel udah ngomong berkali-kali untuk renovasi Pasar Baru, Bang Doel jangan khawatir, sebagai Gubernur saya sudah cariin dana untuk segera dibangun di Pasar Baru," ujar Pramono dengan nada meyakinkan, merujuk pada sapaan akrab Wakil Gubernur Rano Karno.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Ia menambahkan bahwa proyek renovasi ini akan menjadi contoh konkret bahwa pembangunan Jakarta tidak harus bergantung pada APBD, melainkan bisa didorong oleh pola kolaborasi, seperti melalui skema corporate social responsibility (CSR) maupun mekanisme pendanaan kreatif lainnya. Ia bahkan menyebut sudah mendapatkan persetujuan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Eli Zakiyah, untuk segera mengeksekusi rencana tersebut.

"Simbol-simbol peninggalan dululah yang kemudian kita buat dan untuk Pasar Baru, Bang Doel, tidak kita bangun melalui APBD. Dananya sudah ada. Tadi sudah bicara sama Bu Eli yang penting Bu Eli udah setuju, ah udahlah, jalan," ucapnya.

Selain Pasar Baru, Pramono juga mengungkapkan bahwa revitalisasi ruang publik lainnya tetap menjadi prioritas. Ia mencontohkan rencana penggabungan tiga taman di Jakarta Selatan—Taman Ayodhya, Taman Langsat, dan Taman Leuser—menjadi ruang terbuka hijau seluas 6,5 hektare sebagai paru-paru kota baru di kawasan tersebut.

Sebelumnya, pada kunjungannya ke Pasar Baru pada Kamis (19/6), Gubernur Pramono menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan kawasan itu simbol kebangkitan pusat perniagaan bersejarah di Jakarta, seperti yang telah berhasil dilakukan di kawasan Blok M.

"Setelah Blok M berhasil kita benahi dan kini ramai kembali, giliran Pasar Baru yang akan kita revitalisasi. Tempat ini akan kita jadikan simbol baru bagi masyarakat Jakarta," ujar Pramono kala itu.

Ia menyoroti bahwa kondisi Pasar Baru saat ini masih terlihat usang dan kurang tertata. Masalah yang diidentifikasi mulai dari visualisasi kawasan, infrastruktur pendukung, akses transportasi, ketersediaan lahan parkir, hingga kebersihan sungai yang melintas di wilayah tersebut. Oleh karena itu, penataan menyeluruh akan dilakukan untuk mengembalikan kejayaan Pasar Baru sebagai pusat perdagangan dan destinasi wisata budaya di Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.