Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geger di Tasikmalaya: Remaja Putri Hilang 2 Hari Ditemukan Disekap di Penginapan, Polisi Ringkus Pelaku

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 16:56 WIB | Oleh:
Geger di Tasikmalaya: Remaja Putri Hilang 2 Hari Ditemukan Disekap di Penginapan, Polisi Ringkus Pelaku Doc: ANTARA/HO-Polres Tasikmalaya Kota
Ket. Polisi memasang garis polisi di tempat penyekapan remaja putri di sebuah penginapan wilayah Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (26/11).

GARUT - Polisi mengungkap kasus penyekapan seorang remaja putri berusia 15 tahun di sebuah penginapan di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, setelah menerima laporan orang tua korban yang kehilangan anaknya selama dua hari.

Korban ditemukan dalam kondisi lemah dan menangis, sementara enam pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Seluruh pelaku telah diamankan, dan kasus ini tengah ditangani secara serius," kata Kepala Seksi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan di Tasikmalaya, Kamis.

Ia menuturkan tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, dan Polsek Tawang mendatangi tempat penyekapan anak di bawah umur di daerah Tawang, Rabu (26/11).

Keberadaan korban itu, kata dia, terungkap berdasarkan laporan dari orang tua korban yang anaknya hilang sejak dua hari lalu, kemudian mendapatkan pesan lokasi dari anaknya sampai dilakukan penggerebekan.

"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari orang tua korban," katanya.

Ia mengatakan saat penggerebekan ditemukan korban dalam kondisi bingung, dan menangis di dalam kamar, kemudian polisi mengamankan terduga pelaku penyekapan berjumlah empat orang usia dewasa dan dua orang masih di bawah umur.

Mereka saat diamankan, kata Jajang, tidak melakukan perlawanan, selanjutnya dibawa ke Markas Polres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

"Pemeriksaan dan pendalaman terhadap kasus ini terus kami lakukan," katanya.

Ia mengungkapkan berdasarkan pengakuan sementara korban telah dikurung dalam kamar selama dua hari dengan pintu kamar dikunci dari luar.

Selama disekap itu, kata dia, korban dipaksa menenggak minuman keras yang menyebabkan kondisi fisiknya lemah, dan emosinya terguncang.

"Dipaksa mengonsumsi minuman keras, tentu ini menjadi perhatian serius bagi kami, dan penyidikan akan dilanjutkan secara mendalam," katanya.

Polisi selanjutnya mengamankan sejumlah barang bukti seperti botol minuman keras, pakaian, dan lainnya, selanjutnya dipasang garis polisi untuk kepentingan proses hukum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.