Dorong Konsumsi, Kemendag Siapkan Tiga Program Diskon Belanja Nasional Jelang Nataru
Kamis, 27 Nov 2025, 14:32 WIBJAKARTA â Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan tiga program utama untuk mendorong ekonomi nasional menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Â
Ketiga program tersebut, yaitu diskon belanja, pengawasan harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok), serta penyempurnaan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.
Mendag Busan menyampaikan hal itu pada Konferensi Pers terkait Kebijakan Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV dan Kesiapan Nataru 2025 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto pada Rabu, (26/11), di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, di Jakarta.
âMenjelang Nataru, kami telah menyiapkan tiga program utama. Harapannya, agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,â kata Mendag Busan.
Mendag Busan menjelaskan, program belanja nasional terdiri atas Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (BINA) Great Sale Indonesia 2025, serta Every Purchase Is Cheap (EPIC) Sale.Â
Harbolnas merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) akan berlangsung pada 10â16 Desember 2025.
 Kemudian, BINA Great Sale Indonesia 2025 merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) berlangsung pada 18 Desember 2025â4 Januari 2026 dengan penawaran promo hingga 80 persen.Â
Sementara itu, EPIC Sale merupakan kerja sama Kemendag dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) akan berlangsung pada 1â31 Desember 2025 dengan penawaran promo hingga 70 persen.
Pantau Harga dan Stok BapokÂ
Menjelang Nataru, Mendag Busan juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok) dengan memantau secara langsung ke sejumlah pasar rakyat. Selain itu, Mendag Busan menyatakan, Kemendag akan berkoordinasi lebih lanjut dengan asosiasi, pengusaha, distributor dan pemasok.
âTerkait dengan harga bapok, menjelang tahun baru, kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan ke pasar rakyat. Kami juga sampaikan bahwa harga kebutuhan pokok saat ini relatif terkendali dengan baik. Minggu depan kita akan lakukan koordinasi dengan distributor, dengan pemasok,â ujarnya.
Pantauan harga bapok dilakukan Mendag Busan di sejumlah pasar rakyat, yaitu Pasar Raya Padang, Padang pada 18 November 2025; Pasar Rakyat Sememi, Surabaya pada 13 November 2025; dan Pasar Cihapit, Bandung pada 20 November 2025.
âKami sudah melakukan beberapa kali kunjungan. Kami temukan bahwa harga relatif terkendali dan stabil,
mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga acuan. Semua akan terus kami pantau menjelang Nataru,âungkap Mendag.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Rangkaian Paskah, Umat Katolik Kaltara visualisasikan Jalan Salib
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Sepekan Usai Lebaran: Stok Pangan di Pasar Minggu Terkendali, Harga Berangsur Turun
-
Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor: Kemendag Terbitkan 2 Aturan Baru
-
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Brasil 2026, Kini Intai Puncak Klasemen
-
Jadi Seru, GoPay Spiker Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Suara Notifikasi
-
Jelang Mudik, Terminal Cicaheum Bandung Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.