Benarkah Xabi Alonso Jadi Alasan Real Madrid Tidak Solid? Ini Faktanya

Kamis, 27 Nov 2025, 00:45 WIB

JAKARTA - Xabi Alonso akhirnya buka suara soal isu keretakan yang disebut-sebut terjadi antara dirinya dan para pemain Real Madrid. Pelatih berusia 43 tahun itu membantah tegas rumor tersebut dan memastikan hubungannya dengan skuad tetap harmonis. Alonso juga mengungkap telah berbicara langsung dengan Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang.

Isu ketegangan muncul setelah beberapa laporan menyebut metode latihan Alonso dianggap terlalu intens dan berisiko menyebabkan cedera. Bahkan sempat beredar kabar bahwa ruang ganti terbagi menjadi kubu tertentu, termasuk kelompok pemain asal Brasil yang diklaim tidak sepaham dengan pendekatan sang pelatih.

Ket. Foto: — Sumber: Kr Jogja

Tidak hanya itu, rumor pergantian pelatih mulai santer terdengar. Banyak pemberitaan menyebut Alonso bisa saja didepak pada akhir musim dan digantikan Zinedine Zidane. Situasi ini membuat atmosfer tim semakin disorot. Namun Alonso memilih meredam isu tersebut dengan memberikan klarifikasi.

“Saya sudah berbicara dengan presiden klub pagi tadi. Semuanya baik-baik saja—baik hubungan dengan seluruh anggota tim, performa, maupun hal lainnya,” ujar Alonso dalam pernyataannya yang dikutip berbagai media. Ia menegaskan bahwa ketidakpuasan hanya muncul karena hasil pertandingan, bukan karena masalah internal.

Real Madrid memang tengah mengalami tren menurun dalam beberapa laga terakhir. Berdasarkan data yang beredar di platform statistik sepak bola, Los Blancos kalah 0-1 dari Liverpool di Liga Champions dan harus puas bermain imbang menghadapi Rayo Vallecano serta Elche di kompetisi domestik. Hasil ini membuat sorotan terhadap Alonso semakin besar.

Meski begitu, situasi klasemen belum sepenuhnya mengkhawatirkan. Madrid masih berada di puncak tabel sementara, hanya terpaut satu poin dari Barcelona. Namun jadwal Desember bisa menjadi penentu stabilitas posisi mereka. Setelah melakoni laga kontra Olympiacos di Liga Champions, Real Madrid dijadwalkan menghadapi rangkaian laga berat di La Liga: Girona, Athletic Club, dan Celta Vigo.

Para pemain seperti Vinícius Júnior, Jude Bellingham, Antonio Rüdiger, hingga Federico Valverde akan memegang peran penting dalam upaya Madrid menjaga konsistensi. Alonso menegaskan bahwa timnya masih dalam proses dan tetap fokus memperbaiki performa. “Kami tidak puas dengan hasil terbaru, tetapi kami bekerja untuk meningkatkan semuanya,” katanya.

Dengan klarifikasi langsung dari Alonso dan komunikasi dengan pimpinan klub, rumor keretakan internal kini mereda. Yang kini perlu dibuktikan hanyalah satu hal: apakah Madrid mampu kembali solid di lapangan dan mempertahankan posisi puncak.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.