Beijing Genjot Peningkatan Industri Benih Pertanian

Kamis, 27 Nov 2025, 16:52 WIB

BEIJING - Beijing menjadi yang terdepan secara global dalam pelestarian sumber daya plasma nutfah tanaman pertanian, demikian diumumkan pemerintah kota tersebut pada Rabu (26/11).

Kota itu memiliki bank plasma nutfah dengan 2,144 juta aksesi, termasuk keragaman spesies tanaman pertanian terbesar di dunia.

Beijing menjadi rumah bagi 29 perusahaan benih yang terpilih sebagai pemain kunci nasional, jumlah tertinggi di seluruh Tiongkok. Beijing juga mendaftarkan lebih banyak varietas tanaman pertanian baru setiap tahunnya dibandingkan dengan kebanyakan daerah provinsi lainnya. Prestasi ini didukung oleh Peraturan Benih Beijing (Beijing Seed Ordinance), yang bertujuan menjadikan kota tersebut sebagai ibu kota benih.

Berbagai inovasi teknologi memainkan peran yang sangat penting, dengan sejumlah terobosan, seperti model perlindungan tanaman berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), diperkenalkan perdana di Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) PBB. Tingkat kontribusi teknologi pertanian di Beijing mencapai 75 persen, didorong oleh kemajuan dalam pemuliaan molekuler dan berbagai teknologi inti lainnya.

Beijing berencana memperdalam upaya meningkatkan industri benihnya dalam lima tahun ke depan, dengan fokus pada pengembangan yang didorong oleh teknologi dan berorientasi pada reformasi, ungkap seorang pejabat pemerintah.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Sam Yeh/Getty Images

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.