Filipina Simpan Ribuan Sampel Beras di 'Gudang Kiamat' Svalbard

Selasa, 04 Nov 2025, 15:51 WIB

MANILA - Filipina telah menyimpan 4.417 sampel beras Filipina di Gudang Benih Global Svalbard (Svalbard Global Seed Vault) di Norwegia, demikian menurut pernyataan Departemen Pertanian Filipina.

Mayoritas sampel dari Filipina dikumpulkan oleh Institut Penelitian Padi Filipina (Philippine Rice Research Institute/PhilRice) sejak 1980-an, ungkap departemen tersebut dalam sebuah rilis pers pada Minggu (2/11).

"Setiap aksesi sumber daya genetik telah diprofilkan dan didokumentasikan dengan cermat, memastikan identitas dan integritasnya. PhilRice berencana mengirimkan batch koleksi berikutnya tahun depan, memperkuat komitmennya untuk melestarikan keanekaragaman hayati padi global," kata departemen pertanian tersebut.

Didirikan pada 2008 dan terletak jauh di dalam lapisan tanah beku (permafrost) Arktik di Pulau Spitsbergen, Norwegia, Gudang Benih Global Svalbard dikelola bersama oleh pemerintah Norwegia, Pusat Sumber Daya Genetik Nordik (Nordic Genetic Resource Center), dan Crop Trust.

Ket. Foto: Svalbard Global Seed Vault di Pulau Spitsbergen, Norwegia. — Sumber: AFP/JUNGER HEIKO

Fasilitas ini dirancang untuk melindungi hingga 4,5 juta varietas benih yang berbeda, berfungsi sebagai polis asuransi bagi pertanian global terhadap ancaman seperti perang, perubahan iklim, dan bencana alam. Ant/Xinhua

  • padi
  • beras

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.