• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kaum Pria Harus Jadikan Sk...

Kaum Pria Harus Jadikan Skincare sebagai New Normal

Rabu, 26 Nov 2025, 19:52 WIB

BANYAK pria memang kurang peduli dengan kesehatan kulit, bahkan penampilan pun sering apa adanya. Ini sudah harus ditinggalkan. Pria juga dianjurkan merawat kulit, utamanya wajah dan rambut.Group Head of Brand Development PC and Innovation, Kahf, Andrie Kuniarahman, minta skincare menjadi normal baru. Dia menyampaikan ini dalam konferensi pers acara “Kahf Decode” yang merupakan ajang pameran 26-30 November di Pondok Indah Mal, Jakarta.

Menurut Andrie, Kahf juga tengah mengedukasi pasar agar pria lebih sadar akan penampilan. Penampilan tidak hanya pakaian, tetapi juga menyangkut wajah. “Sebenarnya, penampilan nomor satu adalah wajah,” tandasnya. Makanya, wajah mesti ditampilkan maksimal. “Saya mengharapkan agar pria lebih sadar secara holistic grooming,” tuturnya.

Ket. Foto: Konferensi Pers Kahf — Sumber: aloysius

Dalam pameran dihadirkan berbagai booth interaktif menggunakan teknologi AI seperti Skintelligence Station, Hairstyle Code, dan Scent-Tech-Sizer Studio. Hal ini untuk membantu pengunjung berkonsultasi perawatan wajah, potongan rambut, dan pakaian agar dapat menggunakan yang cocok.

Guna menemukan sarana perawatan wajah, pengunjung akan dicek menggunakan teknologi untuk membaca wajah. Setelah ditemukan persoalannya, lalu diberi solusi harus menggunakan pilihan perawatan wajah tertentu. 

20251126194409_kahf2.jpg

Kahf Global Expert Board , Hasan Galadari, cek wajah.

Demikian juga untuk tata rambut. Tiap orang berbeda kepalanya dan jenis rambutnya. Maka, perlu gaya potong rambut yang sesuai juga dengan karakter kepala. Melalui teknologi pengenalan hairstyle akan ditemukan jenis potong rambut yang paling mendekati kecocokan.

Sedangkan untuk pakaian, Body Sync AI, akan membantu pilihan ragam pakaian sesuai dengan bentuk tubuh melalui pembacaan secara teknologis. Jenis pakaian yang cocok bisa langsung dapat ditampilkan.

Menurut Andrie, pria harus cermat, karena ada perbedaan kulitnya dengan perempuan. Perbedaan inilah, maka diperlukan analisis. Misalnya, yang wajahnya terlalu berminyak, perlu menggunakan perawatan yang lebih relevan. Kulit pria tebal, kalau menggunakan skincare perempuan, tidak akan cocok karena tidak bisa masuk ke dalam pori-pori karena lebih tebal kulitnya.

20251126194939_kahf3.jpg

Booth Kahf berlangsung 26-30 November

Andrie menegaskan, Kahf ingin menemukan kembali perawatan pria. Mendukungnya dengan sains yang memanfaatkan teknologi AI sehingga dapat membantu dengan tepat. Meski produk Kahf, utamanya parfum, hanya untuk pria, ada saja wanita yang menggunakannya. Salah seorang pengunjung, Norma, mengatakan sudah lama menggunakan parfum Kahf.“Saya cocok aja pake Kahf dan udah lama,” ujarnya.

Arah yang dikerjakan Kahf memberi solusi skincare pria dengan menggabungkan sains, edukasi, dan teknologi agar dapatmemberi solusi menyeluruh untuk perawatan kulit dan penampilan pria.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.