Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guru Pilar Utama Pembangunan Bangsa

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Pilar Utama Pembangunan Bangsa Doc: Antara
Ket. Peringatan Hari Guru Nasional di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan rasa hormat kepada seluruh guru di Indonesia dan menyebut mereka merupakan pilar utama pembangunan pendidikan ­Indonesia.

“Guru adalah pilar utama pembangunan pendidikan. Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh sistem ­pendidikan yang tanggung jawab besarnya berada di pundak guru,” kata Menag Nasaruddin Umar saat memimpin apel peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Jakarta, Selasa (25/11).

Menag mengatakan guru berperan strategis sebagai penopang utama kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

Menurutnya, peran guru tidak dapat digantikan. Pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi pembentukan karakter, akhlak, serta budi pekerti.

Di samping itu, Menag memaparkan kemajuan besar dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di bawah kementerian tersebut. Jumlah peserta PPG meningkat dari 41 ribu pada 2023–2024 menjadi lebih dari 300 ribu pada tahun 2025 atau naik sekitar 620 ­persen.

“Ini menunjukkan bahwa seluruh guru di bawah naungan Kementerian Agama memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi dan pengakuan professional,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Selain itu, kata dia, 588 ribu guru telah menerima tunjangan profesi dan 52 ribu guru honorer telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam tiga tahun terakhir.

Menag menegaskan peningkatan kompetensi profesional guru harus berjalan seiring dengan penguatan karakter moral dan spiritual.

“Didiklah anak-anak kita dengan cinta, agar lahir generasi yang mencintai Tuhan, ­Tanah Air, dan sesama manusia,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag juga mendorong revisi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen demi menghadirkan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh tenaga pendidik di Indonesia, khususnya guru dan dosen di lingkungan pendidikan keagamaan.

Agen Peradaban

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai agen peradaban dalam membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

“Guru adalah agen peradaban. Guru menunjukkan bagaimana kita dapat hidup ­berdampingan, saling memahami, dan bekerja sama dengan siapa pun,” ujar M’uti dalam webinar internasional bertajuk “Peran Guru dalam Memperkuat Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan dalam Membangun Masyarakat yang Kohesif” seperti diikuti di Jakarta, Senin.

Mu’ti lalu menegaskan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pembentukan masyarakat yang terbuka dan toleran. “Guru bukan hanya pendidik, tetapi pembentuk masa depan bangsa,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
IKN Dorong Pemerataan  Pemb...
Nasional
Indonesia Darurat Kesehatan...
BENCANA ALAM

Topan Bavi Hantam Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Topan Bavi Hantam Tiongkok
Luar Negeri
Jepang Berhasil Uji Roket y...

Jajak Pendapat Unggulkan Marine Le Pen

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Jajak Pendapat Unggulkan Ma...

Myanmar Dilanda Banjir Mematikan

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Myanmar Dilanda Banjir Mema...
Luar Negeri
Mantan Penguasa Qatar, Hama...
Megapolitan
Lingkungan Sehat Ciptakan K...
Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.