PGN Diminta Optimalkan Jargas untuk Rumah Tangga, Jangan Hanya Bisnis dan Perumahan Premium
Senin, 24 Nov 2025, 14:24 WIBSIDOARJO - PT Pertamina Gas Negara (PGN) Tbk berperan penting dalam menyediakan alternatif energi bagi masyarakat, khususnya rumah tangga.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Hakim Bafagih saat Kunjungan Kerja Spesifik ke Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/11).
Ia mengatakan distribusi gas bumi oleh PGN dapat menjadi solusi selain penggunaan gas elpiji, terutama di tengah upaya pemerintah memperketat penyaluran elpiji 3 kg yang merupakan komoditas bersubsidi.
âPGN ini kan utamanya mendistribusikan gas supaya rumah tangga bisa mendapatkan alternatif selain dari elpiji. Kita juga lagi perketat bahwa elpiji 3 kg yang merupakan elpiji subsidi itu diperuntukkan bagi yang benar-benar berhak, bukan yang tidak berhak,â ujar politisi Fraksi PAN yang dikutip oleh Parlementaria, Senin (24/11).
Jaringan gas (jargas) yang dikelola PGN, kata dia, menjadi pilihan lain selain elpiji non-subsidi 12 kg. Menurutnya, dari sisi harga, kedua opsi tersebut cukup bersaing. Namun, ia menyoroti perlunya inovasi dalam pemasangan instalasi sambungan rumah tangga agar lebih efisien dan tidak membebani perusahaan maupun masyarakat.
âSalah satu sisi dari PGN sebagai perusahaan negara adalah jangan sampai boncos (rugi) dalam melakukan sambungan. Berapa yang diterima dan pengembaliannya harus sesuai. Sementara rumah tangga yang mendapatkan sambungan gas juga harus memperoleh harga yang relatif murah atau bisa bersaing dengan elpiji 12 kg,â tegasnya.
Ia mengapresiasi langkah PGN yang dinilai semakin intens melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jaringan gas sebagai alternatif energi.
Meski demikian, ia menyoroti bahwa sumber pendapatan terbesar PGN masih didominasi segmen bisnis ke bisnis (B2B), seperti hotel dan pengembang perumahan premium. Hal tersebut membuat perusahaan harus berhati-hati dalam memperluas jaringan gas rumah tangga dan tetap melakukan studi kelayakan sebelum mengembangkan wilayah baru.
Terkait pengembangan jargas, legislator asal Dapil Jawa Timur VIII tersebut berharap PGN dapat menemukan titik tengah antara penugasan pemerintah dan kesehatan perusahaan. Ia mengingatkan bahwa ekspansi jaringan harus dilakukan secara terencana dan berimbang.
âMereka dalam proses pengembangannya sudah punya roadmap. Kalau dari kami, inginnya jargas merata ke seluruh Indonesia, tapi prioritas tetap pada wilayah dengan studi kelayakan terbaik. Jadi perusahaan tetap sehat dan masyarakat mendapatkan manfaat yang optimal,â pungkasnya.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Airlangga: Negosiasi Tarif RI-AS untuk Komoditas Strategis Terhambat “Government Shutdown” AS
-
Dorong Penggunaan Energi Bersih di Rumah Sakit, PGN Optimalisasi Penyaluran Gas Bumi ke RSUP Dr. Sardjito Yogya
-
Pemprov Didorong Reformasi Agraria Perkotaan
-
Wagub Rano Gratiskan 2.000 Paket Sembako di Bazar Hemat PAM Jaya
-
Buku Gratis untuk Belajar AI (Artificial Intelligence) Download Gratis Bagi Siswa SMP hingga SMA
-
Kasus Rantis Tabrak Ojol, 3 Personel Brimob Penumpang Rantis Disanksi Minta Maaf
-
Warga Kaltim Meneken Deklarasi Antirokok dan Vape Agar Tak Mati Muda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.