Magang Nasional Bukan Sekadar Formalitas, Menaker Ungkap Manfaat Nyatanya!

Jumat, 21 Nov 2025, 14:55 WIB

YOGYAKARTA – Program Magang Nasional memiliki peran strategis dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Melalui magang terstruktur, mahasiswa dan pencari kerja memperoleh pengalaman praktis, keterampilan teknis, serta pemahaman budaya kerja yang tidak dapat sepenuhnya diperoleh di ruang kelas.

Ket. Foto: Ilustrasi - Program magang nasional. — Sumber: Istimewa.

Bagi perusahaan, program ini menjadi sarana menjaring talenta muda sekaligus mempercepat proses alih keterampilan.

Pada level makro, Magang Nasional membantu meningkatkan kualitas tenaga kerja, memperkuat daya saing, dan mengurangi mismatch kompetensi di pasar kerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berharap program Magang Nasional selama enam bulan dapat memberikan pengalaman bagi peserta lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi sebelum memasuki dunia kerja.

“Insya-Allah, lima bulan ke depan mereka (peserta Magang Nasional) akan memperoleh pengalaman yang menjadi bekal berharga untuk berkarya bagi bangsa,” kata Menaker Yassierli dalam keterangannya yang diterima di Yogyakarta, Jumat (21/11).

Lebih lanjut ia mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga terus melakukan monitoring program tersebut, salah satunya pelaksanaan Magang Nasional Tahap (Batch) I di Kantor Pusat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN), Rasuna Said, Kuningan Timur, Jakarta Selatan.

Kunjungan itu, menurut dia, dilakukan untuk memastikan pelaksanaan magang berjalan sesuai standar serta memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para peserta.

Dari hasil peninjauan, tercatat sebanyak 125 peserta mengikuti Program Magang Nasional di lingkungan PTPN, dengan 28 peserta ditempatkan di kantor pusat.

Menaker berkesempatan berdialog langsung dengan para peserta dan memperoleh kesan positif terkait proses pembelajaran dan suasana kerja yang mereka alami.

“Saya melihat langsung bahwa anak-anak kita sangat antusias. PTPN memfasilitasi mereka dengan sangat baik, mulai dari pengembangan kompetensi teknis, soft skill, budaya kerja, hingga kesiapan memasuki dunia kerja,” ujar dia.

Lebih lanjut, Yassierli juga mengatakan apresiasi kepada PTPN atas dukungannya dalam menyukseskan Magang Nasional, termasuk penyediaan fasilitas penunjang yang mendukung proses belajar peserta.

“Selain pembelajaran, mereka difasilitasi makan siang, ruang diskusi, hingga sarana olahraga. Alhamdulillah mereka terlihat nyaman dan berharap kelak dapat berkarier di PTPN,” katanya.

Direktur SDM & Umum PTPN Endang Suraningsih mengapresiasi atas kehadiran Menaker dan dukungan Kemnaker terhadap pembinaan peserta magang di PTPN.

Salah satu peserta magang,Iklima El Medina (23), yang menjalani magang di bagian komunikasi perusahaan, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama satu bulan beraktivitas di PTPN. Ia terlibat dalam proses sinergi publikasi antara holding dan anak perusahaan.

Iklima mengatakan juga merasakan manfaat pendampingan mentor yang membantu proses adaptasi di lingkungan kerja profesional.

Menurut dia, program magang itu menjadi jembatan penting antara dunia kampus dan dunia kerja, sekaligus sarana untuk belajar berinteraksi dengan rekan, atasan, dan berbagai pemangku kepentingan. Ia berharap pengalaman magang ini membuatnya lebih siap terjun ke dunia kerja.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.