Inovasi Pertanian, ITS Luncurkan Sistem Aquaponik Pintar

Jumat, 21 Nov 2025, 00:40 WIB

SURABAYA - Dalam upaya memperkuat transformasi teknologi pertanian berkelanjutan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi meluncurkan Sistem Aquaponik Pintar (SIAP) dan program I-Farm sebagai bagian dari inisiatif pertanian presisi berbasis teknologi. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan panen melon perdana yang dilaksanakan di kawasan Urban Farming ITS, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, Kamis (20/11) pagi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV ITS Agus Muhamad Hatta menjelaskan bahwa I-Farm merupakan platform pertanian cerdas yang mengintegrasikan sistem aquaponik, pemantauan berbasis sensor, serta pengelolaan data digital. Fasilitas ini menjadi bentuk nyata komitmen ITS dalam mewujudkan pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan. “I-Farm dirancang untuk menghadirkan proses budidaya yang lebih presisi dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegasnya.

Ket. Foto: Wakil Rektor IV ITS Agus Muhamad Hatta melakukan panen perdana baby melon Sagami hasil budidaya melalui Sistem Aquaponik Pintar — Sumber: Istimewa

Alumnus Technological University Dublin, Irlandia tersebut menuturkan bahwa saat ini I-Farm difokuskan untuk mendukung riset dan edukasi mengenai budidaya tanaman dan ikan dalam satu ekosistem terpadu. Hal tersebut diwujudkan melalui penggunaan perangkat modular SIAP yang memungkinkan pemantauan serta pengendalian lingkungan tumbuh secara terukur di kawasan Urban Farming ITS.

Terkait sistem pemantauannya, Guru Besar Teknik Fisika ini membeberkan bahwa I-Farm telah dilengkapi dengan sensor suhu, kelembapan, pH, dan kadar oksigen untuk mengawasi kondisi ekosistem secara real-time. Perangkat tersebut bekerja untuk memastikan aliran nutrisi, kualitas air, dan kesehatan tanaman berada pada parameter ideal selama proses budidaya. “Pemantauan yang sistematis membantu menjaga stabilitas pertumbuhan tanaman,” jelasnya.

Selain itu, mantan Direktur Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS tersebut mengungkapkan bahwa seluruh data akan terhubung dengan platform digital berbasis Cloud, sehingga memungkinkan analisis otomatis menggunakan kecerdasan buatan. Sistem ini memberikan rekomendasi terkait penyiraman, pengaturan sirkulasi air, hingga pemberian pakan ikan dengan lebih tepat. “Integrasi ini meningkatkan efisiensi sekaligus mempermudah pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ke depannya, Hatta menyampaikan bahwa ITS akan mengembangkan I-Farm dengan menambah unit SIAP serta memperluas varietas tanaman yang dibudidayakan melalui sistem ini. Inisiatif tersebut ditujukan untuk memperkuat riset teknologi pertanian sekaligus membuka akses pembelajaran inovatif yang lebih luas bagi sivitas akademika ITS. “Kami berharap I-Farm dapat tumbuh menjadi pusat riset pertanian cerdas di Indonesia,” tutur Hatta.

Selain peluncuran I-Farm, acara juga diisi dengan panen perdana tanaman buah baby melon Sagami hasil implementasi teknologi SIAP. Melon premium tersebut menunjukkan tingkat keberhasilan yang stabil dan kualitas yang konsisten, sehingga membuktikan efektivitas penggunaan teknologi dalam proses budidaya. “Panen ini menjadi bukti bahwa teknologi benar-benar mampu meningkatkan mutu hasil pertanian,” ucapnya bangga.

Inisiatif SIAP dan I-Farm ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-2 tentang Tanpa Kelaparan. Selain itu, juga poin ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui penerapan teknologi pertanian cerdas, ITS berkomitmen memperluas dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya adaptasi terhadap tantangan lingkungan masa depan.

Terakhir, Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP IKA) ITS tersebut mengapresiasi dukungan dari berbagai unit di ITS serta mitra yang turut berkolaborasi dalam pengembangan I-Farm dan panen melon perdana. Ia berharap inovasi ini dapat memperluas pemanfaatan teknologi pertanian modern dan mendorong ekosistem riset yang berkelanjutan di ITS. “Semoga I-Farm dapat menjadi wadah inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya optimistis.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.