Prabowo Minta 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun pada 2026

Kamis, 20 Nov 2025, 17:45 WIB

YOGYAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun seribu Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 sebagai upaya memperkuat ekonomi pesisir dan pemerataan pembangunan desa.

Hingga tahun ini, KKP telah menuntaskan 65 lokasi dan menargetkan 100 kampung nelayan rampung pada tahap pertama program nasional tersebut.

Ket. Foto: Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Trian Yunanda (memakai kaca mata) saat mengunjungi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis. — Sumber: Muhammad Baqir Idrus Alatas

“Pak Prabowo senang sekali karena (pembangunan KNMP) sesuai dengan visi-visi beliau untuk membangun dari desa seperti ini. Beliau minta dibuatkan seribu di 2026,” ucap staf ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian KKP Trian Yunanda dalam agenda kunjungan ke lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.

Pada tahun ini, KKP membangun 65 KNMP di tahap pertama, dan sedang mengajukan lagi 35 KNMP sehingga target pembangunan 100 kampung di tahun ini dapat terealisasi.

Untuk total biaya pembangunan 65 lokasi KNMP yang telah dikeluarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sebesar Rp1,34 triliun.

Pemilihan lokasi KNMP sendiri berdasarkan potensi perikanan, serta penerimaan masyarakat dan pemerintah daerah yang salah satunya dibuktikan dengan status lahan lokasi pembangunan clean and clear.

Adapun tujuan program KNMP ialah pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, mengurai persoalan kantong kemiskinan yang selama ini melekat di kampung-kampung nelayan, memperkuat ekonomi di desa sesuai mandat Presiden untuk mendukung program ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi 8 persen, serta implementasi kebijakan ekonomi biru.

Selain membangun sarana prasarana perikanan, program KNMP menggunakan pendekatan social engineering (rekayasa sosial) yang bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang kegiatan produksi dan manajerial. Dengan begitu, diharapkan usaha perikanan yang dijalankan berkelanjutan dan menghasilkan produk perikanan berdaya saing tanpa mengesampingkan keberlanjutan ekosistem.

Lebih lanjut, pihaknya telah melakukan capacity building nasional, berupa pelatihan manajemen dan teknis untuk para pengurus koperasi, perwakilan desa, dan masyarakat selama empat hari di Jakarta pada 26 - 30 Oktober 2025.

“Seluruh jumlah desa yang ada seperti ini di Indonesia hampir 13 ribu jumlahnya, dan beliau (Presiden Prabowo) kemarin di beberapa kesempatan juga sudah terlontar, mungkin sampai 4 ribu desa nanti kita bangun (selama lima tahun ke depan) seperti ini, karena memang gak semua desa ini punya lahan yang bagus seperti yang ada di sini,” ungkap Trian.

  • nelayan
  • prabowo subianto
  • kkp
  • kampung nelayan merah putih

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.