Gizi Anak Terancam? Wagub Gorontalo Ungkap Temuan Mengejutkan dalam Program MBG Tahap Dua

Kamis, 20 Nov 2025, 18:26 WIB

GORONTALO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menemukan sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap dua.

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie mengungkap temuan tersebut usai serangkaian inspeksi mendadak, mulai dari makanan yang tidak ditangani sesuai standar hingga distribusi yang masih memakai kendaraan pribadi.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menjadi pembicara pada Rapat Evaluasi Survei Monitoring dan Evaluasi program MBG di Provinsi Gorontalo tahap dua tahun 2025 yang dilaksanakan oleh BPS Provinsi Gorontalo, Kamis, (20/11). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfotik Provinsi Gorontalo

Idah di Gorontalo, Kamis memaparkan sejumlah temuan hasil inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan lapangan terhadap pelaksanaan program MBG, saat menjadi pembicara pada rapat evaluasi survei monitoring MBG tahap dua, yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, di Kota Gorontalo.

Idah menegaskan bahwa ketepatan data serta kepatuhan pada standar operasional menjadi kunci keberhasilan program prioritas nasional tersebut.

Ia menyampaikan beberapa temuan lapangan masih memerlukan perhatian serius dari penyedia layanan maupun pihak terkait lainnya.

"Program ini menyangkut gizi dan kesehatan anak-anak kita. Oleh karena itu, pengawasannya tidak boleh main-main. Setiap temuan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan risiko kesehatan," kata Idah.

Ia selaku ketua Satgas MBG, merinci sejumlah temuan selama pelaksanaan sidak.

Pada kunjungan ke salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Tibawa, ia mendapati makanan yang sedang transit masih diletakkan di atas karpet, padahal standar mengharuskan penggunaan meja untuk mencegah kontaminasi.

Temuan lain berkaitan dengan penggunaan ompreng yang tidak sesuai ketentuan.

“Saya masih melihat buah yang tidak sesuai standar, seperti salak dan pisang dimasukkan ke dalam ompreng. Ompreng itu hanya untuk buah potong, bukan buah utuh," katanya.

Masalah lain yang turut menjadi sorotan adalah penggunaan kendaraan distribusi makanan.

Idah menemukan penyedia masih memakai mobil pribadi, dimana makanan ditempatkan dalam ruang yang sama dengan penumpang. Beberapa ompreng bahkan diletakkan di kursi hingga bagasi.

Termasuk temuan menemukan mobil box tanpa rak sehingga pekerja terpaksa masuk ke dalam kendaraan menggunakan sandal.

Idah juga mengungkapkan hasil sidak pada pukul 13.30 Wita di salah satu dapur penyedia menu yang masih memasak ayam kecap pada jam tersebut.

Setelah ditelusuri, ternyata suplai ayam yang diterima berbau sehingga harus diganti dan menyebabkan keterlambatan proses memasak.

"Tapi Alhamdulillah, kini para pengelola SPPG justru menunggu sidak karena ingin membuktikan bahwa dapurnya sudah sesuai standar. Ini menunjukkan meningkatnya kesadaran dan rasa tanggung jawab,” kata Idah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti menjelaskan hasil survei monitoring dan evaluasi MBG Tahun 2025 dilaksanakan dalam dua tahap.

Tahap satu berlangsung Juni hingga Juli dan tahap dua pada Oktober hingga November 2025.

Dua komponen survei yang menjadi tugas BPS meliputi survei khusus MONEV MBG dan Survei Baseline MBG.

Hasil survei tersebut selanjutnya akan dihimpun dalam laporan resmi dan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto serta Dewan Ekonomi Nasional sebagai masukan untuk pelaksanaan program MBG tahun 2026.

  • makan bergizi gratis
  • program mbg
  • wagub gorontalo

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.