Tim Atletik Matangkan Persiapan SEA Games ke Tiga Negara

Rabu, 19 Nov 2025, 07:49 WIB

JAKARTA - Tim Atletik Indonesia mulai memasuki fase penting menuju SEA Games 2025 dengan membagi program latihan ke tiga lokasi berbeda: Pangalengan (Jawa Barat), Jepang, dan Kenya. Strategi ini disusun untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik setiap nomor, sekaligus memaksimalkan performa atlet pada ajang yang akan berlangsung di Thailand tahun depan.

Manajer Timnas Atletik Indonesia, Mustara Musa, menegaskan bahwa pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Sebagian besar atlet berada di Pangalengan. Sedangkan atlet nomor sprint, nomor teknik, dan estafet difokuskan berlatih di Jepang. “Adapun dua pelari maraton ditempa di Kenya untuk meningkatkan daya tahan,” ujarnya.

Ket. Foto: Pelari Indonesia Odekta Elvina Naibaho mengibarkan bendera Merah Putih usai melewati garis finis pada final marathon putri Asian Games 2022 di Qiantang River Green Belt, Hangzhou, Tiongkok. — Sumber: ANTARA/Hafidz Mubarak A

Di Kenya, dua andalan di nomor marathon, Robi Syianturi di sektor putra dan Odekta Elvina Naibaho di sektor putri, menjalani pemusatan latihan di Complete Sports Athletics Training Centre, Eldoret. Berlatih di ketinggian sekitar 2.400 mdpl, keduanya ditempa untuk meningkatkan kapasitas aerobik dan kekuatan adaptif di bawah pendampingan pelatih Dwijanarto dan terapis Wildan Wahyudin. Eldoret selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pelatihan terbaik dunia untuk atlet jarak jauh.

Sementara itu, Jepang menjadi basis latihan bagi para sprinter dan atlet nomor teknik. Lalu Muhammad Zohri, Dina Aulia (lari gawang), serta tim estafet, Bayu Kertanegara, Sudirman Hadi, Adith Rico, Wahyu Setiawan, dan Fatah Sidik Jaelani, telah berlatih di Negeri Sakura sejak 7 September. Mereka dijadwalkan menjalani program hingga 2 Desember 2025. Mereka ditangani pelatih Septiandi Eka Putra, dengan fokus pada peningkatan kecepatan, teknik start, dan sinkronisasi ritme estafet.

Pangalengan tetap menjadi pusat pemusatan utama bagi mayoritas atlet, terutama nomor-nomor yang membutuhkan penguatan fisik, adaptasi stamina, dan konsistensi latihan jangka panjang. Menurut Mustara, pemetaan lokasi semacam ini penting untuk menjawab karakteristik teknis tiap nomor.

“Memang kebutuhan programnya begitu. Setiap atlet membutuhkan pendekatan berbeda,” ujarnya.

PASI menyiapkan total 30 atlet untuk berlaga pada SEA Games 2025, dengan rencana turun pada 27 nomor dari total 47 yang dipertandingkan. Seluruh rangkaian latihan ini merupakan tahap menuju pemusatan akhir sebelum keberangkatan ke Thailand, dengan harapan mampu memperbaiki capaian medali. ben/G-1

  • SEA Games 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.