Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Sekunder Rumah Subsidi Dinilai Menjanjikan, Kata Menteri PKP

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Sekunder Rumah Subsidi Dinilai Menjanjikan, Kata Menteri PKP Doc: Antara
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjawab pertanyaan dari awak media di Jakarta.

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan potensi pasar sekunder (secondary market) rumah subsidi sangat besar.

Ia mengatakan pada 2024 pemerintah menyalurkan sekitar 200.000 unit rumah subsidi, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 350.000 unit.

“Kalau setiap tahun bisa mencapai angka itu, maka dalam sepuluh tahun akan ada sekitar 3,5 juta rumah subsidi. Ini adalah potensi luar biasa yang bisa menjadi sumber penghidupan baru bagi puluhan ribu broker di seluruh Indonesia,” ujar Maruarar atau akrab disapa Ara dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/11).

Ara mendorong agar para broker properti ikut berperan aktif dalam pengembangan secondary market rumah subsidi. Keberadaan broker dapat menjadi bagian penting dari ekosistem perumahan nasional, terutama dalam memperlancar proses jual-beli rumah subsidi yang telah memenuhi syarat untuk dilepas.

“Kalau masyarakat sudah memenuhi syarat dan ingin naik kelas ke rumah yang lebih besar, seharusnya ada mekanisme secondary market agar rumah subsidi itu bisa dijual kembali dengan tertib. Ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi broker sekaligus memperkuat ekosistem perumahan rakyat,” katanya.

Konsep broker rumah subsidi perlu dipelajari lebih dalam dan diatur dengan baik agar sejalan dengan kebijakan pemerintah dan tetap menjaga asas pemerataan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, ujar dia.

Ara berharap ke depan kerja sama antara pemerintah, perbankan, pengembang dan asosiasi broker seperti Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) dapat membangun sistem yang saling terhubung (link and match).

Dengan begitu, lanjutnya, pasar rumah subsidi tidak hanya tumbuh di sisi penyediaan, tetapi juga bergerak aktif di sisi transaksi dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita ingin ekonomi di sektor bawah juga bergerak. Kalau ekosistem ini terbentuk, pemerataan ekonomi bisa tercapai dari atas hingga ke bawah,” kata Ara.

Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Clement Francis mengatakan siap menyukseskan program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

"Kami akan membantu meningkatkan target penjualan hunian baik rumah subsidi maupun komersial," ujar Francis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

16 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

31 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.