Longsor Tambang Kongo, Tragedi Renggut 32 Nyawa

Senin, 17 Nov 2025, 15:47 WIB

MOSKOW - Sedikitnya 32 orang tewas setelah kejadian longsor di tambang tembaga ilegal di Desa Mulondo di bagian tenggara Republik Demokratik Kongo, menurut laporan stasiun radio Prancis RFI pada Minggu (16/11) yang mengutip Gubernur Provinsi Lualaba, Fifi Massuka.

Sejauh ini 32 jasad telah ditemukan kendati asosiasi pengawasan anak di bawah umur tanpa izin Lualaba telah melaporkan 49 orang tewas dan puluhan orang lainnya hilang, menurut laporan tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Gubernur Fifi mengatakan hujan deras yang melanda wilayah tersebut menjadi penyebab longsor tambang tersebut.

Namun, berbagai sumber di masyarakat sipil Lualaba mengklaim adanya konflik antara para penambang dan militer yang menjaga lokasi tersebut.

Menurut laporan, tentara melepaskan tembakan yang menyebabkan jembatan darurat ambruk dan memicu longsor di tambang tersebut. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.